Belasan Hektar Area Pesawahan di Sukaresmi-Cianjur Gagal Panen





Lahan pesawahan petani di Kampung Cipari, Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi, Cianjur, Jawa Barat, mengalami pergerakan tanah, sehingga gagal panen karena kedalaman tanah amblas mencapai 3 meter. (Foto-Antara)

Cianjur, KoranSN

Belasan hektar lahan pertanian yang sudah ditanami padi di Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi, Cianjur, Jawa Barat, mengalami gagal panen karena sebagian besar area pesawahan di wilayah tersebut mengalami pergerakan tanah, sehingga puluhan petani merugi hingga ratusan juta rupiah.

Kepala Desa Rawabelut, Sarip Hidayat saat dihubungi Rabu (10/2/2021), mengatakan pergerakan tanah yang terjadi tahun ini, menyebabkan 13 hektar sawah yang baru ditanami padi mengalami gagal panen, karena kedalaman tanah yang amblas terus bertambah, tercatat hingga saat ini kedalaman pergerakan tanah mencapai tiga meter melanda perkampungan dan pesawahan.

Baca Juga :   Desa Sukamerindu OKU Bangun Sumur Bor Penuhi Kebutuhan Air Bersih

“Kurang lebih 13 hektar, sebagian besar sudah ditanami sejak dua bulan yang lalu, sehingga dapat dipastikan seluruh lahan pertanian mengalami gagal panen karena pergerakan tanah. Setiap panen, lahan seluas itu, dapat menghasilkan belasan ton padi, sehingga kerugian petani mencapai ratusan juta,” katanya. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Tiga Desa di Bangka Dinyatakan Nihil Kasus Stunting

Sungailiat, KoranSN Pemerintah Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan tiga desa dari 11 desa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!