Belasan Jaksa AS Surati Facebook Tentang Disinformasi Vaksin



Pusat Penanggulangan Kebencian Digital (CCDH) mendeskripsikan “Disinformation Dozen” sebagai 12 orang penentang vaksin yang bertanggung jawab atas penyebaran dua pertiga konten menyesatkan tentang vaksin di media sosial.

Facebook belum merespons permintaan Reuters untuk berkomentar.

Perusahaan itu sebelumnya mengatakan telah menyusun aturan untuk mencegah klaim-klaim palsu spesifik tentang COVID-19 dan vaksin penyakit itu.

Facebook juga mengatakan mereka telah memberikan informasi yang dapat diandalkan tentang topik tersebut kepada masyarakat.

Disinformasi tentang COVID-19 telah tersebar secara masif selama pandemi di media sosial seperti Facebook, Twitter dan YouTube. Peneliti dan anggota parlemen telah lama menuduh Facebook gagal mengawasi konten yang membahayakan di platformnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Rumah Anggota Parlemen Prancis Diserang Pengunjuk Rasa Anti Vaksinasi

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Mantan Presiden Ukraina Tiba di Kyiv untuk Hadapi Tuntutan Makar

Kiev, KoranSN Mantan presiden Ukraina Petro Poroshenko tiba di Ibu Kota Kiev pada Senin untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.