Belasan Pelanggan Menunggak Tolak Meteran Disegel Petugas PDAM

PENYEGELAN – Petugas PDAM Tirta Musi saat melakukan penyegelan terhadap pelanggan yang menunggak di kawasan Jalan Rambutan Dalam. (Foto-Rika/Koransn)

Palembang, KoranSN

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang kembali melakukan penertiban pelanggan yang menunggak iuran, penertiban dilakukan dari tanggal 21 Februari hingga 23 Feruari. Dalam penertiban ini, diketahui ada sekitar 144 Saluran Langganan (SL) yang menunggak yang terbagi di Unit Pelayanan Seberang Ulu (SU) II serta Unit Pelayanan Rambutan. Manager Pengendalian Kehilangan Air (PKA) PDAM Tirta Musi, Erwin Adianto mengungkapkan ada belasan pelanggan yang menolak meterannya di segel saat dilakukan penertiban ini.

“Selasa kemarin kita telah mendatangi guna melakukan penertiban untuk 60 pelanggan di Unit Pelayanan SU II, dari total tersebut, hanya 24 pelanggan yang diputus sementara sambungannya, dan 20 pelanggan langsung melunasi tunggakannya, serta 1 pelanggan tidak bisa didatangi, karena tak ada penghuni. Sedangkan, 15 pelanggan lainnya menolak meteran airnya disegel,” ungkapnya, Kamis (23/2/2017).

Erwin mengakui, saat kejadian sempat ada sedikit perdebatan antara warga dan petugas. Untuk meredakan situasi, pihaknya menyetujui permintaan pelanggan untuk diberikan Surat Peringatan (SP) saja, dengan syarat segera membayar tunggakan iuran dalam jangka waktu 1 x 24 jam.

Baca Juga :   Herman Deru Target Atlet Sumsel Dulang Medali pada POMNAS XVI

“Tetapi, sejak Selasa hingga hari ini, dari 15 pelanggan itu belum ada yang melunasi pembayaran, sehingga terpaksa Senin (27/2/2017) nanti akan kita datangi kembali dan langsung dilakukan pemutusan,” tegasnya.

Dijelaskan Erwin, dari total pelanggan di Unit Pelayanan SU II yang berjumlah 37.500 pelanggan sambungan langsung, terdapat 60 pelanggan yng menunggak, dengan jumlah bulan tunggakan sekitar 211 bulan. “Jadi kami berharap, agar pelanggan bisa melunasi tanggungannya,” tuturnya.

Sedangkan, untuk Unit Pelayanan Rambutan dari total pelanggannya yang mencapai 36.498, sebanyak 84 pelanggan yang menunggak, dengan jumlah bulan tunggakan sebanyak 270 bulan. Dihari kedua, pemutusan terpadu ini. PDAM Tirta Musi menurunkan 9 tim dengan jumlah petugas sekitar 36 petugas PDAM Tirta Musi Plembang.

“Sedangkan untuk hari ini, di Unit Pelayanan Rambutan, ada sebanyak 23 pelanggan diputus sementara, 36 pelanggan membayar lunas, serta 25 pelanggan ngotot menolak diputus, sehingga diberikan surat peringatan. Terkhusus kawasan ini pengariannya sudah sangat baik, berlangsung selama lebih dari 12 jam. Kita berharap, agar tidak ada lagi pelanggan yang menunggak. Sebenarnya memang tidak banyak, pelanggan kita sudah 95 persen membayar tagihannya disini, dan berharap kedepan seluruh pelanggan bisa melunasi tanggungannya,” terangnya.

Baca Juga :   Petikan Gitar Sahilin Terbenam Pandemi

Bagi pelanggan yang telah diputus sementara, lanjut Erwin, akan diberikan tenggang waktu selama dua bulan untuk melunasi tunggakan. Jika tetap tak membayar tunggakan, maka PDAM Tirta Musi akan melakukan pemutusan secara permanen.

“Setelah diputus, bukan berarti dibiarkan, akan terus kita lakukan pengawasan. Logikanya, jika diputus mereka masih membutuhkan air, jika mereka ketahuan menyambung selang kepada tetangganya, maka tetangganya itu juga akan kita putus,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu pelanggan yang tinggal di kawasan Lorong Air Bersih I Kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Nani mengaku, ia belum bisa melunasi tunggakan tagihan PDAM sebesar Rp 321.317 selama 4 bulan ini, karena ia tak memiliki uang. Oleh karena itu, pihak PDAM terpaksa melakukan penyegelan setelah berapa kali mengirimkan surat himbauan melalui petugas terkait. “Segera dilunasi nunggu saudara saya, kemarin sudah mau bayar ta[pi kadang saya lupa,” katanya. (tya)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Butuh Lima Kendaraan Dinas, Bawaslu Palembang Minta Bantuan ke Pemkot

Palembang, KoranSN Guna memaksimalkan kinerja selaku badan pengawasan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Palembang …