Belasan Ribu Ekstasi dan 2 Kilo Sabu Gagal Beredar

Dirresnarkoba dan Kabid Humas Polda Sumsel menunjukkan barang bukti. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel berhasil menangkap 14 tersangka kasus Narkoba dengan total barang bukti belasan ribu atau 12.528 ekstasi dan 2.014, 67 gram atau 2 Kg lebih sabu. Para tersangka ini ditangkap di lokasi berbeda.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Selasa (30/6/2020) mengatakan, dari ke 14 tersangka barang bukti yang terbanyak diamankan, yakni dari tersangka Madrio Gilang Putra.

“Tersangka Madrio Gilang Putra ini ditangkap di Jalan Demang Lebar Daun Palembang dengan barang bukti 12.528 butir ekstasi. Sedangkan barang bukti Narkoba lainnya diamankan dari tersangka lainnya di lokasi berbeda,” katanya.

Masih diungkapkan Kabid Humas, dalam kasus ini para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 Subsider Pasal 122 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Tindak Pidana Narkotika.

“Adapun ancaman hukuman untuk para tersangka, yakni pidana mati atau penjara seumur hidup. Dengan pengungkapan kasus ini membuktikan jika para bandar Narkoba masih terus melancarkan aksinya, walaupun saat pandemi Covid-19. Dan kami pihak kepolisian akan tetap terus mengungkap kasus-kasus Narkoba guna menciptakan Sumsel zero Narkoba,” tandasnya.

Baca Juga :   Garuda Indonesia Buka 5 Rute Baru

Di lokasi yang sama, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu Haryono mengatakan, Narkoba yang diamankan dari para tersangka hendak diedarkan di Kota Palembang.

“Para tersangka ini, termasuk tersangka yang membawa 12.528 butir ekstasi diduga jaringan Pekanbaru. Dari itulah saat ini kita masih terus kembangkan kasusnya,” tutupnya.

Sedangkan tersangka Madrio Gilang Putra menerangkan, jika dirinya hanya kurir yang diperintah seseorang untuk membawa ribuan butir esktasi tersebut.

“Orang yang menyuruh saya membawa ekstasi bernama Meka. Dimana ekstasi itu rencanannya akan saya serahkan kepada Yoyo di kawasan IT II Palembang. Saya mau menjadi kurir karena dijanjikan upah uang, namun uang tersebut sampai saya tertangkap belum juga diberikan ke saya,” ungkap tersangka.

Diketahui adapun para tersangka yang ditangkap oleh Polda Sumsel tersebut yakni; tersangka Madrio Gilang Putra yang ditangkap di Jalan Demang Lebar Daun Palembang. Kemudian Romi Talib dan Roy Nandy ditangkap di Jalan Soekarno Hatta Palembang, tersangka Ibnu Azhari ditangkap di Jalan Kapten Abdulah Palembang.

Baca Juga :   ABK yang Hilang di Sungai Lilin Ditemukan Tewas

Kemudian tersangka Riyadi alias Andi dan Depri dibekuk di Desa Sukarami Muara Enim. Lalu tersangka Ario Sima, Octa Miyanti dan M Hidayat yang ketiganya ditangkap di Jalan Basuki Rahmat Palembang.

Selanjutnya, tersangka Andi Priwana dibekuk di Desa Candi Bumi Ayu PALI, M Idris ditangkap di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Palembang, Riki Renvellius alias Riki diringkus di Jalan Kol H Burlian Palembang, Ali Imron ditangkap di Jalan Palembang-Tanjung Api-api serta tersangka Agus Susantodiringkus di Jalan Residen H Najamudin Palembang. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pria Diduga Jaringan Teroris Sulteng di Talang Kelapa Palembang Ditangkap Densus 88

Palembang, KoranSN Tim Densus 88 Mabes Polri bersama anggota Polda Sumsel, Senin sore (30/11/2020) menangkap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.