Belasan Tahun Dusun 1 Talang Baru Supat Timur Tak Tersentuh Fogging



Ilustrasi Fogging. (Foto-Antara)

Sekayu, KoranSN

Di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai, kita juga harus waspada terhadap terhadap segala macam penyakit termasuk penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Terutama memasuki musim penghujan ini. Ketika musim hujan seperti sekarang, banyak orangtua khawatir apabila anaknya mengalami gejala demam selama tiga hari, atau lebih. Pasalnya, musim hujan memang diketahui merupakan masa bagi nyamuk Aedes aegypti, yang menyebabkan penyakit demam berdarah dengue (DBD) berkembang biak. Oleh karenanya, para orangtua pasti cemas jika sang buah hati mungkin terkena DBD, dan penyakit ini sangat berbahaya banyak terutama anak-anak meninggal dunia terserang penyakit DBD tersebut kalau tidak segera diatasi.

Bocah lelaki umur 3,5 tahun itu meninggal dunia akibat terserang penyakit demam berdarah, sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Sekayu, Musi Banyuasin. Diceritakan ibu anak tersebut jika sebelumnya si anak mengalami batuk filek namun badannya tidak panas, kemudian dibawa ke bidan desa lalu dikasih obat penurun panas.

Malam hari nya anak tersebut banyak minum air tapi kondisi tubuhnya lemas selanjutnya bocah anak ketiga dari tiga saudara tersebut dibawa ke RSUD Sekayu sempat menjalani perawatan intensif dinyatakan terserang penyakit deman berdarah.

Baca Juga :   Muba Pelopor Pencaker Tenaga Lokal di Sumsel

“Saya memohon kepada Pemerintah Muba agar peristiwa seperti yang saya alami ini tidak terjadi pada anak-anak yang lain, Dusun kami ini minta dilakukan penyemprotan (Fogging) agar terhindar dari penyakit berbahaya itu,”tegasnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pj Bupati Apriyadi Dorong Wajib Pajak di Muba Bayar Secara Online

Muba, KoranSN Realisasi pendapatan pajak di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus digenjot Pj Bupati Apriyadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!