Home / Editorial / Belum Ada Jalan Keluar Untuk Truk Batubara

Belum Ada Jalan Keluar Untuk Truk Batubara

truk-melintas

ANGKUTAN batubara dari wilayah eksplorasi di Lahat menuju dermaga atau pelabuhahan di daerah Tanjung Api-api Banyuasin mendesak untuk dilakukan penertiban.  Tetapi sampai sekarang pembenahan belum dilakukan. Nyatanya kemacetan makin parah, bahkan telah banyak menelan korban.

Makin lama truk angkutan batubara ini  makin membuat rakyat atau pengguna jalan tersiksa. Kemacetan berjam-jam yang disebabkan atrian truk yang melintas membuat  kerugian untuk semua pihak.
Bayangkan begitu banyak kerugian dari yang disebabkan dari masalah yang sudah menahun ini.

Baca Juga :   Beragam Cara dan Modus Korupsi

Sudah banyak kebijakan untuk menyelesaikan masalah ini,  bahkan larangan untuk melintas kerap terjadi. Tetapi praktek di lapangan ternyata berbeda. Ada juga solusi, truk yang memuat batubara melewati  jalun jalan kebun sawit. Tetapi  semua solusi tersebut  tak memecahkan masalah. Antrean truk batubara tetap menjadi masalah.

Saat ini masalah truk batubara sudah sangat memprihatinkan, semua orang terkena imbas negatifnya. Padahal dalam undang-undang lalulintas yang  memuat bahan tambang dilarang menggunakan jalur jalan umum.

Ternyata emosi sesaat untuk memanfaatkan bahan galian yang tak didukung dengan infrastruktur berbuah buruk. Rakyat harus menelan pil pahit, dimana kerusakan jalan terus terjadi sepanjang tahun dan macet yang semakin parah. (***)

Baca Juga :   Waspadai Modus Baru Korupsi!

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Pengabdian Tanpa Akhir Sang Mantan Gubernur Sumsel

  Oleh Zulkarnain Alregar KETIKA pertama kali Provini Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.