Belum Satu Tahun Sudah Rusak, DPRD Banyuasin Sidak Proyek Jalan Sidangmas

Anggota DPRD Banyuasin saat Sidak ke proyek jalan di Desa Sidangmas. (foto/Siryanto)

Banyuasin, KoranSN

Komisi III DPRD Banyuasin melakukan inspeksi mendadak (Sidak) proyek pembangunan jalan cor yang terletak di Desa Sidangmas Kecamatan Banyuasin III, Senin (27/2/2017).

Ketua Komisi III DPRD Banyuasin Joko Aminoto mengatakan, dana pengecoran jalan penghubung Desa Sidangmas menuju Desa Rimba Alai tersebut dianggarkan dengan dana APBD Dinas PU Bina Marga Kabupaten Banyuasin tahun 2016. Proyek yang menggunakan ratusan juta tersebut Belum genap satu tahun kini kondisinya sudah rusak parah.

“Kami perlu untuk menyidak proyek tersebut. Proyek ini masih dalam fase pemeliharaan kontraktor, mengapa cepat sekali rusak, kontraktor mesti bertanggung jawab,” tukas Joko.

Joko menilai, proyek jalan tersebut wajar cepat rusak, karena indikasinya dalam proses pembangunan materialnya tidak sesuai dengan spek atau tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) yang sudah ditentukan.

Baca Juga :   Kapolda dan Kapolres Muara Enim Tinjau Pelaksanaan Operasi Yustisi

Dikatakan Joko, kerusakan jalan ini sudah cukup parah. Sehingga cor beton hancur bahkan sudah menjadi kubangan lumpur.

Untuk kerusakan jalan yang dicor, jika di totalkan mencapai 100 meter lebih. Hal ini tentu disesalkan, karena akan mencoreng nama Kabupaten atas buruknya kwalitas pembangunan di Banyuasin.

“Kalau bicara soal teknisi kita belum tahu apa memang kwalitas yang buruk atau memang faktor alam yang sedang tidak mendukung, secara logika wajar saja hancur di saat kondisi musim hujan dan jalan baru dicor sudah dilintasi mobil, wajar saja rusak. Namun walau demikian, kontraktor wajib memperbaiki kerusakan jalan ini, karena itu sudah tanggung jawab mereka,” ungkap Joko.

Hal yang sama dikatakan Wakil Ketua DPRD Banyuasin H Muhammad Sholih. Dikatakannya, lolosnya proyek yang ia nilai asal seperti ini akibat lemahnya pengawasan dari instansi terkait.

Baca Juga :   Walikota Lubuklinggau Pastikan THR ASN Dicairkan, Asal Ada Transfer Dana Dari Pusat

“Sudah sering saya katakan, panitia pemeriksaan merupakan benteng terakhir untuk menentukan apakah proyek itu bisa di terima atau tidak, kalau seperti ini artinya pengawasanlah yang lemah,” tukasnya.

Kedepan lanjut Politisi Hanura ini, Pemkab Banyuasin harus memperkuat proses pengawasan dan mereka yang ditugaskan di tim pengawasan kiranya memang orang-orang pilihan yang berintegritas.

“Kedepan kita akan coba bahas peningkatan kwalitas pengawasan agar kejadian seperti ini tidak terulang untuk kedua kalinya,” pungkasnya. (sir)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Gedung Dewan Steril dengan Disinfektan Sebelum Puncak Peringatan Hari Jadi OKU Timur

OKUT, KoranSN Hari Jadi OKU Timur ke-17 tahun diadakan sangat sederhana, bahkan acaranya dipusatkan di …