Beralasan Buat Beli Beras, Warga PALI Nekat Curi Sapi Tetangga



Tersangka saat digiring ke Mapolsek Penukal Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Bayumi (33), warga Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI nekat mencuri sapi milik tetangganya sendiri lantaran himpitan ekonomi untuk membeli beras.

Akibatnya, kemarin pria yang mengaku sebagai petani karet itu harus ditangkap jajaran polsek Penukal Utara.

Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Penukal Utara, Iptu Alpian mengatakan bahwa kejadian pencurian sapi yang dilakukan tersangka berlangsung pada Rabu (3/1/2018) lalu.

Dimana saat melakukan aksinya, tersangka dibantu satu temannya yang kini tengah diburu polisi, menggiring sapi milik korban yang saat itu sedang berada dilapangan untuk mencari makan.

“Tugas tersangka ini adalah menggiring dari belakang, sementara kawannya menuntun sapi dari depan untuk selanjutnya dijual diwilayah kota Pendopo seharga Rp 5 juta,” jelas Iptu Alpian.

Setelah korban mengetahui ada sapinya hilang, kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Penukal Utara, dan setelah diselidiki serta diketahui keberadaannya, polisi bertindak cepat menangkap pelaku yang saat itu sedang dirumahnya di danau burung desa tempirai.

“Tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara,” ungkap Alpian.

Sementara itu, tersangka Bayumi memelas dihadapan polisi bahwa dirinya menyesal dan khilap karena desakan ekonomi.

Baca Juga :   Melawan Petugas, Begal Motor & Curanmor Ditembak

“Aku cuma bawa pulang uang Rp 100.000 pak, itupun aku minta dengan teman aku untuk beli beras. Karena memang perjanjiannya saat aku diajak curi sapi itu bahwa hasil penjualan sapi untuk nebus motor teman aku yang tergadai,” aku tersangka dihadapan polisi saat diinterogasi. (ans)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Rumah Warga di Talang Semut Terbakar

Palembang, KoranSN Tercium bau asap, seorang warga di Jalan Joko, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit …

error: Content is protected !!