Berbekal Soft Gun, Dua Oknum Mahasiswa Begal Mobil





BEGAL– Kompol Handoko Sanjaya menujukan senjata air soft gun yang digunakan tersangka ‘RE’ dan ‘RH’ alias Edo untuk melakukan aksi begal mobil. (Foto-Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

Berbekal senjata air soft gun jenis FN, dua oknum mahasiswa di Kota Palembang berinisial ‘RE’ (19) dan ‘RH’ alias Edo (19), nekat melakukan aksi begal mobil jenis menibus dari pengendaranya saat korban melintasi Jalan Tasik Kelurahan Talang Semut Palembang.

Akibat perbuatannya, ‘RE’ yang tercatat sebagai warga Jalan Srijaya Negara Lorong Sepakat RT 31 RW 10 Kelurahan Bukit Lama dan ‘RH’ yang tercatat sebagai warga Jalan Sutan M Mansyur Lorong Gelora IV RT 33 RW 07 Kelurahan 32 Ilir ini, Minggu (15/1/2017) dibekuk aparat kepolisian Polsek IB I.

Selain membekuk kedua oknum mahasiswa tersebut, polisi juga meringkus M Faisal (19), warga Jalan Sutan M Mansyur Lorong Gelora IV RT 34 Rw 07 Kelurahan 32 Ilir, yang berperan sebagai penyimpan mobil milik korban usai dibegal oleh tersangka ‘RE’ dan ‘RH’ alias Edo.

Kapolsek IB I, Kompol Handoko Sanjaya, Senin (16/1/2017) mengatakan, aksi begal tersebut dilakukan tersangka Sabtu malam 14 Januari 2017 pukul 22.00 WIB. Dimana ketika itu mobil jenis menibus yang dikendarai oleh korban Tri Ariansyah dihadang oleh tersangka ‘RE’dan ‘RH’ alias Edo. Bahkan tersangka ‘RE’ menodongkan air soft gun ke kepala korban.

“Korban yang seorang diri sempat melakukan perlawanan. Namun, tersangka langsung menodongkan air soft gun hingga mengakibatkan kepala korban dipukuli oleh tersangka ‘RE’ dan ‘RH’ alias Edo. Setelah menodongkan air soft gun dan memukuli korban, kemudian tersangka ‘RE’ merampas mobil yang dikendarai korban. Selanjutnya, kedua tersangka membawa kabur mobil tersebut, sementara korban melapor ke Polsek IB I Palembang,” kata Handoko saat gelar tersangka dan barang bukti.

Masih dikatakan Kapolsek, pihaknya yang mendapat laporan korban langsung melakukan olah TKP dan mengejar kedua tersangka. Hingga akhirnya, tersangka tertangkap setelah polisi mendapatkan sepeda motor yang digunakan tersangka ‘RE’ dan tersangka ‘RH’ alias ‘Edo’ untuk beraksi.

Baca Juga :   Iwan Esekutor Pembunuh Edwar Limba Ditangkap Tim Rimau

“Sepeda motor yang dikendarai tersangka untuk beraksi ternyata milik teman tersangka yang dipinjam tersangka berpura-pura untuk ke warung. Pemilik motor yang tak mengetahui jika sepeda motornya akan digunakan tersangka untuk melakukan aksi begal lantas dipinjamkan ke tersangka. Dari pemeriksaan saksi pemilik sepeda motor itulah, akhirnya kita berhasil menangkap kedua tersangka di kawasan Dwikora Palembang,” ujarnya.

Namun saat tersangka ‘RE’ dan ‘RH’ alias Edo ditangkap, lanjut Kapolsek, pihaknya tak mendapatkan mobil korban yang telah dirampas oleh kedua tersangka. Setelah dilakukan pengembangan, barulah polisi mendapati mobil korban, yang ternyata disembunyikan di rumah tersangka M Faisal.

“Setelah kita mengamankan tersangka ‘RE’, ‘RH’ alias Edo dan tersangka M Faisal. Tersangka ‘RE’ mengaku jika mobil yang dikendarai oleh korban adalah milik pacarnya, tersangka membegal mobil tersebut, katanya cemburu dengan korban sebab mobil pacarnya terlihat dikendarai korban. Padahal, korban hanya meminjam mobil itu saja. Meskipun demikian keterangan tersangka merupakan alibinya, sebab dalam kasus ini unsur pidana yang dilakukan tersangka terlah terbukti. Apalagi saat membegal, para tersangka tak bicara satu kata pun, mereka langung menodongkan senjata air soft gun jenis FN ke arah korban lalu merampas mobil itu,” papar Kapolsek.

Lebih jauh Kapolsek mengungkapkan, selain mengamankan ketiga tersangka, pihaknya juga mengamankan barang bukti; satu unit mobil jenis minibus milik korban, sepeda motor besar yang digunakan tersangka untuk beraksi serta satu pucuk senjata air soft gun jenis FN.

“Untuk mempertangungjawabkan perbuatanya maka tersangka  ‘RE’ dan ‘RH’ alias Edo, yang keduanya oknum mahasiswa dijerat dengan Pasal 365 KUHP. Sedangkan untuk tersangka M Faisal kita jerat dengan Pasal 480 KUHP,” tandas Kapolsek.

Sementara tersangka ‘RE’ mengaku, ia melakukan aksi tersebut lantaran terbakar cemburu karena melihat mobil pacarnya dibawa oleh korban.

Baca Juga :   Pensiunan PNS Ditangkap BNNP

“Melihat mobil itu dibawa korban kemudian saya pulang mengambil air soft gun. Setelah itu, saya mengajak ‘RH’ alias Edo mengedarai sepeda motor milik teman mengejar mobil tersebut. Setiba di lokasi kejadian, kami langsung menghadang mobil korban. Kemudian, saya turun dan tanpa basa-basi langsung menodongkan air soft gun ke korban. Memang kami memukuli korban, itu kami lakukan karena korban melakukan perlawanan. Setelah korban tak berdaya, barulah saya merampas dan membawa mobil itu. Sedangkan teman saya ‘RH’ alias Edo membawa sepeda motor yang kami kendarai,” jelasnya.

Lebih jauh diungkapkan tersangka ‘RE’, seusai merampas mobil yang dikendarai korban, dirinya mengaku, sempat membawa mobil tersebut ke rumah pacarnya untuk diserahkan.

“Setiba di rumah pacar saya. Ternyata tidak ada orang, hingga mobil itu saya titipkan ke teman saya M Faisal. Jujur Pak! tidak ada niat saya untuk membegal mobil tersebut. Saya melakukan itu karena cemburu dan kesal kepada korban, sebab korban membawa mobil pacar saya,” ujarnya.

Sedangkan tersangka ‘RH’ alias Edo mengaku, saat melakukan aksi tersebut dirinya hanya membawa sepeda motor yang dipinjamnya dari seorang temannya.

“Saya diajak ‘RE’ untuk menemaninya mengejar mobil tersebut. Jadi peran saya hanya membawa sepeda motor itu saja. Kata ‘RE’, mobil itu milik pacarnya dari itulah saya menemaninya,” katanya.

Kemudian tersangka M Faisal mengutarakan, jika dirinya hanya menerima titipan mobil tersebut dari ‘RE’ dan ‘RH’ alias Edo.

“Malam itu mereka datang untuk menitipkan mobil. Dari itulah saya ditangkap, karena mobil tersebut berada di rumah saya. Padahal, kedua teman saya itu hanya menitipkan mobil itu saja,” pungkasnya. (ded)





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Mahfud MD: Penurunan Indeks Persepsi Korupsi Jadi Kerisauan Pemerintah

Bantul, KoranSN Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Mahfud MD mengatakan, bahwa …

error: Content is protected !!