Berkas Enam Tersangka Dugaan Korupsi Pajak Masih Dilengkapi Tim Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Sumsel

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH, Minggu (14/1/2024) mengatakan, berkas perkara enam tersangka pada dugaan kasus korupsi dalam pemenuhan kewajiban perpajakan pada beberapa perusahaan di KPP (Kantor Pelayanan Pajak) Pratama Palembang tahun 2019, 2020, 2021 masih dilengkapi oleh Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus Kejati Sumsel).

Diketahui adapun enam tersangka tersebut, terdiri dari; Rangga Fredy Ginanjar, Natalia Wulan Purnamasari dan Rizky Faris Harjito yang ketiganya saat dugaan kasus korupsi ini terjadi selaku pegawai pajak. Dimana ketiga tersangka ini ditetapkan Kejati Sumsel pada Senin malam (6/11/2023).

Baca Juga :   Kejati Sumsel Periksa 35 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pajak Perusahaan di Kantor Pajak Pratama Palembang

Sedangkan tiga tersangka lainnya, yaitu Heri Yansyah (Direktur PT Heva Petroleum Energi), Novriansyah Regan (Direktur Utama PT Lematang Enim Energi) dan Fajar Febriansah (Direktur Utama PT Inti Dwitama). Dimana ketiga tersangka ini ditetapkan Kejati Sumsel pada Rabu malam (3/1/2024).

“Jadi untuk berkas perkara keenam tersangka tersebut masih dilengkapi oleh Tim Jaksa Penyidik Bidang Pidsus Kejati Sumsel,” ujar Kasi Penkum Kejati Sumsel.

Masih dikatakannya, dalam melengkapi berkas perkara para tersangka Tim Jaksa Penyidik melakukan serangkaian kegiatan penyidikan. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   PASS! Kejati Sumsel Optimalkan Pengembalian Kerugian Negara dan Kejar Aset Pelaku Korupsi



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejati Sumsel Perdalam Penyidikan Dugaan Korupsi Pajak

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH, Jumat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!