Berkas Perkara Dugaan Gratifikasi Oknum ASN Inspektorat Sumsel Rampung, Kejati Limpahkan Tersangka ke Kejari Palembang

Tim Jaksa Penyidik Kejati Sumsel saat melakukan tahap dua tersangka Edi Kurniawan ke Kejari Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel telah merampungkan berkas perkara Edi Kurniawan oknum ASN selaku Inspektur Pembantu Investigasi di Inspektorat Daerah Provinsi Sumsel, yang merupakan tersangka dugaan kasus gratifikasi.

Dengan telah rampungnya berkas perkara atau dinyatakan lengkap (P21), Tim Jaksa Penyidik Kejati Sumsel, Senin (12/2/2024) melakukan tahap dua (melimpahkan tersangka dan barang bukti) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palembang, Johnny William Pardede SH MH melalui Kasubsi Intelijen Fahri Aditya mengatakan, dengan telah diterimanya tahap dua tersangka dari Kejati Sumsel maka Tim JPU melakukan penahanan kepada tersangka.

“Untuk tersangka ditahan 20 hari ke depan di Rutan Pakjo Palembang,” tegasnya.

Masih dikatakannya, selain itu pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kelengkapan berkas dan barang bukti serta akan membuat surat dakwaan.

“Apabila semua berkas sudah lengkap, barulah berkas perkara kita limpahkan ke Pengadilan Tipikor Palembang dalam rangka persiapan persidangan tersangka,” terangnya.

Baca Juga :   Giliran Ketua Panitia Cabor E-sport, Kick Boxing dan Judo Diperiksa Kejati Jadi Saksi Dugaan Korupsi KONI Sumsel 2021

Dilanjutkannya, adapun modus tersangka dalam perkara ini yakni tersangka mengatasnamakan Kejari Palembang menjanjikan dapat mengkondisikan perkara yang sedang ditangani oleh Kejari Palembang. HALAMAN SELANJUTNYA>>



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejati Sumsel Perdalam Penyidikan Dugaan Korupsi Pajak

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH, Jumat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!