Berkunjung ke Museum Layang-Layang di Pojokan Jakarta Selatan





“Museum Layang-Layang ini juga menyimpan layang-layang dari luar negeri seperti Turkey, Belanda, Korea Selatan, Philipina, Kamboja, India, Jepang, China, Thailand, Malaysia, Srilangka, Swedia dan juga ada dari Perancis,” ujar dia.

Yang lebih menariknya lagi, tidak hanya memiliki berbagai macam layangan dari mancanegara. Museum Layang-Layang juga memiliki replika layangan pertama yang ada di Indonesia.

Pria berusia 57 tahun ini menceritakan, layangan yang terbuat dari bahan alami yakni menggunakan daun kolope dan memiliki bentuk berlian berasal dari daerah Pulau Muna, Sulawesi Tenggara.

Baca Juga :   Kemenparekraf Meninjau Kemungkinan Terapkan "Travel Bubble" di Batam

Proses pembuatan layangan yang memakan waktu 3-7 hari ini, ternyata dulunya dipakai oleh manusia purba untuk mencari tuhan.

“Sejarahnya yang pertama di Indonesia, bahkan ada penelitian bahwa kalau layang-layang ini yang pertama di dunia. Yang ada disini hanya replika saja. Menurut sejarah orang purba terbangin layangan itu untuk mencari tuhan, tapi mereka gagal menemukan,” tutur dia.

Untuk diketahui, Museum Layang-Layang terletak di Jalan H Kamang, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Museum ini memiliki banyak kegiatan bagi para pengunjung, seperti melukis, membuat layangan, melukis payung, hingga menonton sejarah layangan. (Antara/andi)

Baca Juga :   Disparekraf DKI Ajak Masyarakat Nikmati Wisata Urban Jakarta di JTF





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

BIN dan Pemuda Papua Promosikan Desa Wisata di Fakfak

Jakarta, KoranSN Badan Intelijen Negara (BIN) dan Papua Muda Inspiratif (PMI) terus mempromosikan desa-desa wisata …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!