Bertambah, Aktivis yang Diciduk Polisi Kulon Progo Jadi 15 Orang









Aksi penolakan pembongkaran rumah di lokasi proyek Bandara Kulon Progo. (foto-net/detiknews.com)

Kulon Progo, KoranSN

Polres Kulon Progo kembali mengamankan tiga orang aktivis mahasiswa dari lokasi land clearing proyek New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon. Sehingga sampai petang ini, Selasa (5/12/2017) total ada 15 orang aktivis yang diamankan.

“Siang tadi kita mengamankan 12 orang, sore ini 3 orang, seluruhnya aktivis solidaritas berstatus mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi,” kata Kasat Reskrim Polres Kulon Progo, AKP Dicky Hermansyah, Selasa (5/12/2017).

Diakuinya, ke-15 aktivis mahasiswa tersebut diamankan karena dianggap menghalangi proses land clearing atau pembersihan lahan calon lokasi pembangunan NYIA.

Sebanyak 12 mahasiswa diamankan siang hari di salah satu rumah warga di Desa Palihan, dan 3 orang diamankan sore tadi di salah satu rumah di Desa Glagah.

“Mereka menghalangi proses land clearing PT Angkasa Pura I, jadi kita amankan di Mapolres. Diamankan sementara, bukan ditangkap. Setelah diamankan ini kita data dan kita minta kembali ke rumah atau kosnya,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, 3 aktivis yang diamankan sore tadi adalah Khoirul, Abdul Majid, dan Syarif. Ketiganya mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Dicky tak menampik ada beberapa aktivis yang terluka dalam insiden siang dan sore. Namun menurutnya, hal itu karena kondisi di lapangan saling dorong dan ada yang terjatuh.

Baca Juga :   Luhut Sebut Budi Karya Segera Kembali Kerja

“Iya ada (yang terluka),” sebutnya.

Terkait masih banyaknya aktivis dari berbagai elemen yang berada di Desa Palihan dan Glagah, Dicky mengimbau agar melayangkan surat pemberitahuan ke aparat kepolisian terdekat.

“Mereka aksi solidaritas, tergolong aksi unjuk rasa menyuarakan pendapat. Silakan, asalkan ada pemberitahuan 3×24 sebelum aksi dilakukan, dan berlaku satu hari. Jika berlanjut, harus melayangkan pemberitahuan lagi, juga jangan menghalangi kegiatan pemerintah (land clearing),” imbuhnya. (detik.com)











Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Presiden Jokowi Dijadwalkan Gelar “Open House” di Jakarta saat Lebaran

Jakarta, KoranSN Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan menggelar acara ramah-tamah …

error: Content is protected !!