Bidan D1 Tidak Boleh Buka Praktek

ilustrasi. (foto-net)

Pagaralam, KoranSN 
Walikota Pagaralam, dr Hj Ida Fitriati Mkes menegaskan, kepada bidan yang masih berpendidikan D1 tidak diperbolehkan membuka praktek, nantinya terkendala masalah administrasi.

“Paling tidak, profesi kesehatan harus dimulai dari pendidikan D3. Hal ini berdasarkan aturan dan sudah ada dasarnya. Tertuang dalam peraturan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia,” kata Ida saat memberikan sambutan dalam acra peringatan HUT ke 66 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di gedung Balai Kota.

Menurutnya, meningkatkan pendidikan dinilai sangat perlu. Pasalnya tiap tahun terus berkembang, ketika terjadi kesalahan dalam pelayanan kesehatan dengan sangat mudah berbenturan dengan hukum.
“Saat memberikan pelayanan kesehatan, berikan yang terbaik jangan membedakan-bedakan status. Tiap tindakan harus dicatat, ketika bermasalah hukum, berkas inilah membantu sebagai acuan prosedur tetap harus dipatuhi,” tegas Ida.

Baca Juga :   1 Anggota Polres OKI Dipecat

Pada dasarnya kata Ida, Bidan serba tangan rajin melayani, sedangkan kaki mengunjungi pasien. “Termasuk skil knowledge tiap tahun harus diuji bagi bidan untuk meningkatkan kualiatas akreditasi,” ucap Ida.

Sementara itu, Ketua Cabang IBI Pagaralam, Irida Subiarti didampingi Ketua Pelaksana Kegiatan, Eliyana mengatakan, pihaknya optimis menerima perubahan melalui peningkatan kualitas akreditasi melalui tiga prinsip.

Pertama head (kepala), pola pikir yang lama dengan yang baru, harus cerdas tangkas kreatif dan inovatif, kedua heart (hati), mengerti perasaan orang lain, punya etika sopan santun agar diterima masyarakat, dan ketiga hand (tangan), sumber dana dan sumber kesehatan bagi generasi penerus, manfaatkan tangan bekerja dengan terampil dan skil komitmen memberikan pelayanan masyarakat sesuai standar Bidan Delima dan akreditasi.

Baca Juga :   Urus Perizinan di Muba Lebih Cepat dan Gampang

“Organisasi profesi bidan berdiri bertepatan dengan tanggal HUT Kota Pagaralam pada 21 Juni 1951 di Jakarta, hingga kini IBI cabang Pagaralam sudah memiliki sebanyak 284 anggota IBI tersebar di 9 ranting di lima kecamatan Kota Pagaralam,” pungkasnya. (asn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Tuntaskan Pembangunan Jembatan Ogan IV yang Sempat Mangkrak

Baturaja, KoranSN Komitmen Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk menyelesaikan sejumlah proyek fisik yang tak …