Bilang Jangan “Gemetar Ketakutan” ke Publik, Menkes Inggris Dikritik





Ilustrasi – Petugas COVID-19 berjalan di sepanjang Regent Street di London (7/6/2021). Inggris mengalami peningkatan besar dalam kasus virus corona, yang menurut para ilmuwan didorong oleh orang-orang muda yang belum divaksinasi, bersama dengan penyebaran cepat varian Delta. (Foto/Antara/Reuters)

London, KoranSN

Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid dituduh menghina korban virus corona pada Minggu setelah meminta publik menjalani vaksinasi COVID-19 dan belajar hidup berdampingan dengan virus tersebut “daripada gemetar ketakutan”.

Javid menggantikan Matt Hancock sebagai menteri kesehatan pada Juni setelah pendahulunya itu mundur akibat melanggar aturan COVID-19 setelah ketahuan mencium seorang penasihatnya di kantor. Javid memulai tugasnya dengan meminta masyarakat untuk belajar hidup berdampingan dengan virus corona.

Baca Juga :   Presiden AS Donald Trump Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya BJ Habibie

Inggris, salah satu negara dengan jumlah kematian akibat COVID-19 terbanyak di dunia, telah mengubah strateginya dalam melawan virus corona. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pengamat: Keputusan ASEAN Momentum Kontemplasi Bagi Myanmar

Jakarta, KoranSN Pengamat Hubungan Internasional Universitas Padjajaran Teuku Rezasyah menilai keputusan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.