Bios 44 Mulai Dimanfaatkan Masyarakat Bandung Barat



Tim Gator Korem 044/Gapo saat melaksanakan kegiatan pelatihan teknis perhadap personil Tim Ketahanan Pangan (Hanpangan) dari Pussenarmed Kodiklatad Bandung Barat. (Foto-Humas Kodam)

Palembang, KoranSN

Dalam rangka memperkenalkan Bios 44 untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan dengan di wilayah Kabupaten Bandung Jabar, Minggu (25/2/2018) Tim Gapo Army Team Research (Gator) Korem 044/Gapo melaksanakan kegiatan pelatihan teknis perhadap personil Tim Ketahanan Pangan (Hanpangan) dari Pussenarmed Kodiklatad Bandung Barat.

Kegiatan Hanpangan Pussenarmed Kodiklatad ini merupakan bagian dari kegiatan pembinaan teritorial (Binter) oleh Satuan Non Kowil, yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas komoditi hasil pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan pada masyarakat yang berada di sekitar daerah latihan Pussenarmed Kodiklatad di Desa Girimukti Kecamatan Saguling Bandung Barat.

Pelatihan teknis dan aplikasi pemanfaatan Bios 44 ini dilakukan oleh Serda Adi Santoso dari Tim Gator Korem 044/Gapo yang dihadiri oleh Tim Hanpangan Pussenarmed yang dipimpin oleh, Mayor Arm Gunawan Supriyanto, S.I.P., Kepala BP3K Saguling Bandung Barat Bapak Iyan, Ketua Kelompok Tani Desa Girimukti Bandung Barat, Angga.

Baca Juga :   Bangun Fisik Mental Spiritual

Ketua Tim Hanpangan Pussenarmed Kodiklatad, Mayor Arm Gunawan Supriyanto menyatakan, bahwa kegiatan ini merupakan realisasi dari kegiatan Rapat kerja tehnis teritorial (Rakernister) Angkatan Darat TA 2018 yang telah dilakukan beberapa waktu lalu di Mabesad.

Dimana pada saat Rakernister tersebut telah dipaparkan tentang manfaat Bios 44. Dari penjelasan tersebut Dirbinum Pussenarmed Kolonel Arm Aang Gunawan, S.Sos. tertarik dan meminta kepada Korem 044/Gapo untuk dapat memberikan aplikasi teknis pemanfaatan Bios 44 tersebut.

“Dan hal ini telah ditindaklanjuti oleh Korem 044/Gapo melalui Tim Gatornya untuk memberikan pelatihan teknis dan aplikasi pemanfaatan Bios 44 di lahan daerah latihan Pussenarmed Kodiklatad guna membantu masyarakat dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan di lahan daerah latihan Pussenarmed Kodiklatad tersebut,” terang Mayor Arm Gunawan Supriyanto.

Baca Juga :   Kemenkumham Sumsel Gencarkan Sinergi dalam Penyusunan Produk Hukum dan Pembentukan Desa Sadar Hukum

Selain itu ia menambahkan, dengan adanya pelatihan Bios 44 ini dapat segera diaplikasikan guna memberikan manfaat besar bagi masyarakat itu sendiri.

Sementara itu, Serda Adi Santoso dalam sosialisasinya menyampaikan, bahwa Bios 44 adalah Bio Struktur (Dekomposer Gambut) yang merupakan agen hayati yang dapat mempercepat proses pembusukan material organik lahan gambut. Selain mengatasi kebakaran lahan gambut juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan juga dapat menetralisasi limbah serta menyuburkan lahan bekas tambang.

Selanjutnya Adi menjelaskan, Bios 44 sendiri merupakan senyawa vitamin yang bukan merupakan sebuah pupuk berbahan kimia, melainkan sebagai pengurai restruktur tanah menjadi sempurna.

“Untuk pengolahan pembuatan Bios 44 sendiri, menggunakan bahan dasar makanan yang difregmentasi sendiri, yang memiliki kegunaan dalam mengurai bahan mineral yang mengandung bahan kimia, menjadi bahan mineral alami yang mampu mengubah konstruktur kesuburan tanah untuk digunakan sebagai sebagai lahan pertanian, juga di sektor perikanan dan peternakan,” terang Adi. (den/rel)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kajati Sumsel dan IAD Wilayah Sumsel Gelar Bakti Sosial dan Anjangsana

Palembang, KoranSN Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan (Sumsel) Dr Yulianto SH MH dan Ketua …

error: Content is protected !!