BKF Sebut “Travel Bubble” Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Wisata









Tangkapan layar Kepala BKF Febrio Kacaribu dalam Taklimat Media, Kamis (10/2/2022). (Foto/Antara

Jakarta, KoranSN

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menyebut kebijakan travel bubble yang diterapkan selama perhelatan ajang MotoGP dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah wisata seperti Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Ini tentu tidak secepat yang bisa kita harapkan, karena tergantung dari sentimen yang tergantung pada keberhasilan negara-negara itu semua mengendalikan kondisi pandemi,” kata Febrio dalam Taklimat Media secara daring yang dipantau di Jakarta, Kamis (10/2/2022).

Baca Juga :   Gubernur Sumsel Buka Kembali Wisata Religi Al Quran Raksasa

Untuk memastikan keamanan perhelatan MotoGP, pemerintah menerapkan kebijakan travel bubble melalui kesepakatan dengan beberapa negara dengan kasus positif COVID-19 yang rendah.

Warga negara tersebut diperbolehkan masuk ke Indonesia tanpa melakukan isolasi setelah dipastikan tidak terjangkit COVID-19. HALAMAN SELANJUTNYA>>











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pemprov Riau Tawarkan 12 Destinasi Wisata Pada Libur Lebaran 2024

Pekanbaru, KoranSN Dinas Pariwisata Provinsi Riau menawarkan 12 destinasi wisata berupa wisata alam, budaya, sejarah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!