Bobol ATM di Kalidoni, Warga SU II Ditembak







DILUMPUHKAN – Tersangka Paizar saat berada di rumah sakit untuk mengeluarkan timah panas di kakinya usai dilumpuhkan petugas. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Aparat Sat Reskrim unit Pidum Polresta Palembang, Minggu (11/6/2017) melumpuhkan Paizar (36), dengan tembakan timah panas lantaran salah satu tersangka yang terlibat aksi bobol mesin ATM milik salah satu bank daerah di SumselBabel ini nekat melawan saat hendak diamankan.

Tersangka yang tinggal di Jalan KH Azhari Lorong Taman Bacaan No 09 RT 06 Kelurahan Tangga Takat Kecamatan SU II ini, dibekuk setelah satu hari aksi melancarkan aksi bobol ATM di Jalan MP Mangku Negara Kecamatan Kalidoni Palembang.

Kanit Pidum Polresta Palembang, AKP Robert P Sihombing menuturkan, perburuan serta penangkapan yang dilakukan aparat terhadap tersangka berawal dari adanya laporan pihak bank yang dirugikan oleh kawanan tersangka.

Berangkat dari laporan itu, aparat langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil membekuk salah satu tersangka bobol ATM tersebut.

“Dari pengakuan tersangka, jika saat beraksi membobol mesin ATM, ia ditemani beberapa rekannya yang masih buron yakni; ‘ATN’ (DPO), ‘BB’ (DPO), dan dua orang lagi yang belum diketahui identitasnya. Tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di Polresta Palembang untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Kanit Pidum.

Dilanjutkan Robert, aksi yang dilakukan tersangka dan sejumlah rekannya terjadi, Sabtu dinihari (10/6/2017) sekitar pukul 3.00 WIB, namun warga sekitar baru mengetahuinya pukul 7.00 WIB ketika mesin ATM terlihat berantakan dan berserakan.

“Dari tangan tersangka, kita mengamankan barang bukti berupa mesin ATM milik salah satu bank daerah, tabung gas elpiji 3 Kg, gergaji besi, linggis, Bodem, dua palu, dua buah kunci pas yang digunakan tersangka bersama kawanannya untuk merusak mesin ATM,” ungkapnya.

Baca Juga :   KPK Tetapkan Mantan Direktur Keuangan dan Investasi Jasindo Tersangka

Selain itu, lanjut Robert pihaknya juga mengamankan barang bukti lainnya seperti tiga gulung kertas cetak resi ATM, tas untuk menyimpan uang yang digondol dari ATM, kantong plastik dan uang tunai hasil pembagian kejahatan para tersangka dalam mencuri uang di ATM sebesar Rp 40 juta.

“Diduga ada sekitar Rp 800 juta uang yang dibawa kabur kawanan tersangka. Dalam aksinya tersangka Paizar diduga mendapatkan bagian sebesar Rp 40 juta,” ujarnya.

Atas aksinya, selain harus menahan sakit dentuman timah panas yang bersarang dikakinya, tersangka juga harus berlebaran dipenjara karena menjalani hukuman sesuai apa yang ia lakukan dengan telah melanggar Pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian. (den)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Gakkum KLHK dan Bakamla Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal

Makassar, KoranSN Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi bersinergi …

error: Content is protected !!