Bobol Rumah Pemudik, Pengangguran Dibekuk







DIAMANKAN – Tersangka (tengah) saat diamankan di Mapolsek. (foto-sumantri/koransn.com)

Sekayu, KoranSN

Acep Sagita (18), pemuda pengangguran asal Desa Air Putih Ulu Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Muba, Senin (3/7/2017) harus merasakan dinginnya tembok penjara usai di cokok aparat Sat Reskrim Polsek Plakat Tinggi dikediamannya.

Tersangka dibekuk setelah nekat melancarkan aksi bobol rumah kosong milik korban Pujiono, warga Dusun II Desa Air Putih Ulu C1 yang meninggalkan rumahnya untuk mudik lebaran ke kampung halaman.

Kapolres Muba, AKBP Rahmat Hakim menuturkan, atas perbuatan tersangka, korban harus mengalami kerugian jutaan rupiah lantaran harus kehilangan, tiga unit HP dan dua unit laptop.

“Jika diuangkan, ditafsir korban mengalami kerugian mencapai Rp 24 juta,” katanya.

Dijelaskan Kapolres, aksi yang dilakukan tersangka tergolong nekat lantaran dilakukan pada siang hari dimana saat kejadian tersangka masuk kedalam rumah korban dengan cara mencongkel dan merusak pintu belakang rumah korban.

“Ketika berhasil masuk, tersangka langsung membuka lemari yang berada dalam kamar korban dan menguras isi dilemari tersebut,” terangnya.

Masih kata Kapolres, penangkapan tersangka bermula dari adanya informasi para saksi yang melihat aksi tersangka saat melakukan aksinya.

Baca Juga :   Kasus Suap, KPK Geledah Ruang Kerja Bupati dan Ketua DPRD Muba

“Dari informasi itu, tim lansung melakukan penyelidikan sesuai dengan ciri-ciri tersangka. Setelah mendapatkan informasi keberadaan tersangka anggota langsung melakukan penyergapan dan penangkapan. Tersangka dan barang bukti sudah kita amankan, dan saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan petugas,” ujarnya.

Atas aksinya tersangka dapat dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian. (tri)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Gakkum KLHK dan Bakamla Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal

Makassar, KoranSN Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi bersinergi …

error: Content is protected !!