Bobol Rumah Tetangga, Warga Jakabaring Diterjang Timah Panas

DIAMANKAN – Tersangka spesialis bobol rumah kosong (tengah) saat diamankan unit Tekab 134 Polresta Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Andre Saputra (29), warga Jalan Gubernur KH Bastari Lorong Harapan RT 42 RW 06 Kelurahan Silaberanti Kecamatan SU I, Jakabaring, Rabu petang (15/11/2017) pukul 17.30 WIB tersungkur setelah timah panas petugas unit Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Sat Reskrim Polresta Palembang bersarang di kaki kanannya.

Tersangka kasus pembobol rumah kosong ini terpaksa diberi tindakan tegas lantaran berusaha melawan saat petugas melakukan upaya penangkapan.

Kanit Tekab 134 Polresta Palembang, Ipda Daniel mengatakan, tersangka ditangkap setelah beberapa hari kemarin pihaknya menerima laporan dari korban yang mengaku jika rumahnya sudah dimasuki maling.

Ketika menerima aduan korban tersebut, lanjut Daniel, pihaknya langsung melakukan penyelidikan, dan saat menemukan titik terang siapa pelaku pembobolan tersebut, anggotanyapun melakukan pengejaran hingga berhasil meringkus tersangka.

Baca Juga :   Jelang 4 November Polda Sumsel Tidak Siaga Satu

“Saat melakukan aksinya, tersangka ini berhasil menggondol sebuah jam tangan bermerk dan satu suku gelang emas dari rumah korban. Tersangka kita tangkap saat nongkrong disebuah rumah makan bersama kekasihnya, mengetahui kedatangan petugas tersangka ini sempat mencoba melawan untuk kabur. Kita terpaksa melumpuhkan dengan timah panas,” katanya.

Atas perbuatannya, lanjut Kanit Tekab 134, tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian yang ancamannya maksimal tujuh tahun penjara.

Sementara ketika diamankan di Polresta Palembang, Andre menceritakan, saat melancarkan aksinya ia menggunakan tali nilon dan pukul besi, untuk merusak pintu kamar korban dan masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat dapur melalui pelapon kamar belakang.

Setelah berhasil, Andre pun mengambil barang berharga dirumah korban yang masih tetangga sendiri tersebut.

Baca Juga :   Ancam Polisi dengan Sajam, Dua Pelaku Begal di Lubuklinggau Dihadiahi Timah Panas

“Saya melakukannya sendiri. Saya masuk lewat pelapon dan memecahkan palapon dengan mengunakan pukul besi, turun mengunakan tali, setelah berhasil saya mengambil jam tangan dan gelang milik tetangga saya itu,” ungkapnya.

Andre juga mengaku, tak menyangka akhir aksinya ini harus berakhir dibalik jeruri Polresta Palembang. “Barangnya masih ada Pak!, Belum saya jual. Namun ujung-ujungnya saya di tangkap petugas dan ditembak,” terangnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Konstruksi Perkara Staf Khusus dan Sespri Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan konstruksi perkara Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan …