Bocah Tewas Usai Dijambret, Kholifah Ainun: Saya Capek Ayah, Adek Mau Tidur



Rosita ibu dari Almarhum Kholifah Ainun terbaring karena terluka dibagian kepalanya. (Foto-Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

Suasana duka, Senin (15/1/2018) menyelimuti kediaman Rogaya (64), di Jalan Simanjuntak Lorong Manis Kecamatan Kemuning Palembang. Rogaya merupakan nenek dari Kholifah Ainun, bocah perempuan berusia 8 tahun yang tewas usai terjatuh dari sepeda motor setelah pelaku jambret merampas tas milik ibunya Rosita di Jalan Abdul Rozak Palembang.

Di dalam rumah panggung yang sederhana tersebut juga nampak terbaring, Rosita (32), ibu dari Almarhumah Kholifah Ainun. Saat kejadian Rosita yang juga terjatuh dari sepeda motor menderita luka di bagian kepalanya.

“Kalau Kamil (41), ayah Alamarhumah Kholifah Ainun yang juga suami Rosita sedang tidak ada di rumah. Kamil hanya menderita luka memar di wajahnya dan kini sedang keluar mengurus surat-surat untuk berobat Rosita,” kata Rogaya nenek Alamarhumah Kholifah Ainun yang juga ibu Rosita.

Diceritakannya, kejadian yang menewaskan Kholifah Ainun terjadi saat korban dan Rosita dibonceng sepeda motor oleh Kamil hendak menuju kediamannya. Namun saat sepeda motor korban melintasi Jalan Abdul Rozak, tas milik Rosita ditarik oleh pelaku jambret. Melihat kejadian itu, Kamil melakukan pengejaran hingga membuat sepeda motor terjatuh.

Foto Kholifah Ainun semasa hidup. (Foto-Istimewa)

“Saat terjatuh tersebut Kamil, Rosita dan cucu saya Kholifah Ainun terluka. Tapi yang parah yakni luka Kholifah Ainun, dimana kepala bagian belakang, depan serta mulutnya banyak mengeluarkan darah. Usai kejadian, cucu saya ini belum meninggal dunia dan sempat dilarikan ke rumah sakit dengan menumpangi mobil warga. Akan tetapi, saat ayahnya Kamil menggendong korban untuk dibawa ke rumah sakit, Kholifah Ainun menyampaikan kata-kata terakhir kepada ayahnya, kata-kata terakhir tersebut yakni, ‘Saya capek ayah, adek mau tidur’. Setelah itu, cucu saya Kholifah Ainun meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit,” ungkap Rogaya dengan mata yang berlinang.

Baca Juga :   Seruduk Bocah Hingga Tewas, Dumb Truck Dibakar Massa

Dijelaskannya, Almarhumah Kholifah Ainun merupakan anak bungsu dari tiga bersudara, putri dari pasangan suami isteri Rosita dan Kamil. Setiap hari minggu dan hari libur memang korban Kholifah Ainun bersama orang tua korban selalu berkunjung ke rumahnya.

“Rosita ini anak saya. Dulu sebelum Rosita dan suaminya Kamil memiliki rumah di Jalan Jepang Perumahan Griya Arena I Blok A Kecamatan Sako. Mereka ini tinggal di sini dengan saya, dari itulah semenjak memiliki rumah, Rosita dan keluarga kerap berkunjung ke rumah saya setiap hari minggu dan hari libur. Bahkan jika ada tetangga sekitar yang hajatan, Rosita dan keluarganya sering diundang untuk kondangan,” terangnya.

Sementara Adit (14), kakak kandung Almarhum Kholifah Ainun mengungkapkan, sebelum kejadian tersebut terjadi dirinya bersama adiknya Moza (10) sejak Sabtu (13/1/2018) telah berada di rumah neneknya Rogaya.

“Saya dan adik saya yang nomor dua, Moza, sejak sabtu malam tidur di rumah nenek. Jadi saat kejadian, Ibu, Ayah dan adik saya Kholifah Ainun hendak ke rumah nenek dengan mengendarai sepeda motor. Akan tetap di perjalanan tas milik ibu dijambret, hingga ayah mengejar pelaku lalu sepeda motor terjatuh dan mengakibatkan adik saya Kholifah Ainun
meninggal dunia. Sebelum kejadian, memang saya sudah ada firasat, sebab saat itu Kholifah Ainun meminta di foto menggunakan handphone saya, setelah difoto, Kholifah Ainun berkata, ‘Fotonya disimpan kakak dan nanti kasih kan ke ayah dan ibu’. Sekarang barulah saya tahu, jika ternyata itu adalah kata-kata terakhir saat adik bersama saya,” ungkapnya sedih.

Diberitakan sebelumnya, Kholifah Ainun bocah perempuan berusia 8 tahun, Minggu (14/1/2018) tewas usai sepeda motor yang dikendarai oleh ayahnya Kamil (41) terjatuh saat mengejar pelaku jambret di Jalan Abdul Rozak Kecamatan IT II Palembang.

Baca Juga :   Anggota Polisi Ditemukan Tewas Dengan Luka Tembak di Kepala

Kejadian ini terjadi saat korban dan ibunya Rosita (32), dibonceng sepeda motor oleh ayahnya dari rumahnya di Jalan Jepang Perumahan Griya Arena I Blok A Kecamatan Sako hendak kerumah nenek korban (ibu dari Rosita) di Jalan Simanjuntak Lorong Manis Kecamatan Kemuning Palembang.

Namun saat sepeda motor korban melintasi lokasi kejadian, dari arah belakang pelaku jambret menarik tas yang dikenakan Rosita. Melihat kejadian tersebut, Kamil yang mengendarai sepeda motor mengejar pelaku. Dalam aksi kejar-kejaran tersebut sepeda motor korban oleng dan terjatuh hingga mengakibatkan Kholifah Ainun tewas.

“Saat Kamil (ayah korban) mengejar pelaku jambret tersebut, sepeda motor oleng lalu menabrak tiang listrik dan terjatuh. Akibatnya korban Kamil, isterinya Rosita dan anaknya Kholifah Ainun terluka. Dari ketiga korban, Kholifah Ainun yang lukanya parah sehingga korban meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit,” kata Kapolsek IT II Palembang, Kompol Hadi Wijaya, Senin (15/1/2018).

Masih dikatakan Kapolsek, pihak kepolisian yang mendapatkan informasi ada kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi.

“Dari kejadian ini, pelaku jambret membawa kabur tas berisi uang Rp 5 juta milik Rosita yang tak lain ibu dari korban Kholifah Ainun. Untuk jumlah pelaku jambret, diduga dua orang, dan kini anggota masih melakukan penyelidikan untuk mengejar dan menangkap pelakunya,” tandas Kapolsek. (ded)

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Ikbal Curi Tabung Gas Tetangga Buat Beli Sabu

Palembang, KoranSN Muhammad Ikbal (21), pecandu narkoba jenis sabu yang tinggal di Jalan Kapten Robani …