BPBD Banjarnegara Harapkan Pembuatan Sumur Bor Kurangi Dampak Kemarau





Arsip foto – Petugas BPBD Kabupaten Banjarnegara menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Desa Petir, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara, Kamis (14/9/2023). (Foto-ANTARA/HO-BPBD Banjarnegara)

Banjarnegara, KoranSN

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mengharapkan pembuatan sumur bor di sejumlah desa rawan kekeringan ekstrem dapat mengurangi dampak musim kemarau tahun ini.

“Pada musim kemarau tahun 2023 yang dibarengi dengan El Nino, di Banjarnegara terdapat puluhan desa di 15 kecamatan mengalami kekeringan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjarnegara Aris Sudaryanto di Banjarnegara, Sabtu (11/5/2024).

Baca Juga :   Harga Biji Kopi di Rejang Lebong Turun

Ia mengatakan, dari puluhan desa yang mengalami kekeringan pada musim kemarau pada tahun lalu itu terdapat sekitar 36 desa yang kondisinya paling kering dan lima desa termasuk kering ekstrem.

Dalam hal ini, kata dia, warga di desa yang masuk kategori kering ekstrem sering kali kesulitan mendapatkan air bersih meskipun sedang musim hujan.

Menurut dia, desa-desa rawan kekeringan itu mayoritas berada wilayah selatan Banjarnegara seperti Kaliajir, Jalatunda, dan Wanarata. HALAMAN SELANJUTNYA>>







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pemkab Parimo: Jalan Trans Sulawesi Sudah Bisa Dilalui Pascabanjir

Palu, KoranSN Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengatakan akses jalan Trans Sulawesi sudah bisa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!