Buka Akses Pesisir Timur, Iskandar Muluskan Jalan Sepucuk

Sejumlah pekerja di proyek Cor Beton Ruas Jalan Kayuagung Pedamaran Timur (Sepucuk). (Foto-Maniso)

Kayuagung, KoranSN

Pemerintah Kabupaten OKI mengebut perbaikan infrastruktur jalan. Salah satunya yang menjadi prioritas yaitu ruas Kayuagung-Sepucuk-Pedamaran Timur yang menjadi akses utama bagi warga empat kecamatan terdiri dari Sungai Menang, Pedamaran Timur, Cengal, Mesuji Raya menuju ibukota Kabupaten di Kayuagung.

Sejak bertahun-tahun lalu jalan ini menjadi momok bagi warga yang melintas. Berlumpur ketika disiram hujan dan berdebu di musim panas. Ruas jalan yang membentang sepanjang 38 Km ini mulanya hanya jalan rintisan tanah timbun di hamparan hutan gambut.

Bupati Ogan Komering Ilir H Iskandar SE menilai terhubungnya jalan Kayuagung-Sepucuk dipercaya menjadi infrastruktur konektivitas yang akan memberikan mutiplier effect bagi lingkungan di sekitarnya. Tembusnya jalan penghubung kawasan pantai timur OKI ini dinilai akan menumbuhkan sumber-sumber perekonomian baru bagi masyarakat di sekitarnya.

“Kami ingin mengembangkan semua potensi. Juga multiplier effectnya menguntungkan bagi masyarakat,”pungkasnya. Pembukaan jalan Sepucuk bahkan sudah dimulai oleh tiga Bupati OKI sebelumnya. Mereka yakni Yusuf Halim, F Rozi Dahlan dan Ishak Mekki. Namun karena keterbatasan anggaran dan kontur tanah gambut yang labil membuat pembangunan jalan ini tidak tuntas dalam satu tahun anggaran.

Baca Juga :   Bekali Diri Dengan Keterampilan dan Keahlian

“Membangun jalan di tengah rawa biayanya tentu lebih tinggi dari pada jalan biasa. Butuh upaya khusus, apalagi kita dihambat oleh keterbatasan biaya, tapi ini sudah komitmen pak Bupati karena pentingnya akses jalan ini bagi masyarakat di lima kecamatan,”ungkap Kepala Dinas PU Tata Ruang Kabupaten OKI Ir HM Hapis MM, kemarin.

Berdasarkan data Dinas PU Tata Ruang Kabupaten OKI, jalan Kayuagung-Sepucuk telah tersambung dengan kontruksi cor beton sepanjang 36,178 Km atau mencapai 93 persen dari total panjang ruas jalan 38,7 km. Tahun 2014 dibangun sepanjang 1,56 Km, Tahun 2015 sepanjang 5,687 km, 2016 sepanjang 12, 265.

“Untuk tahun ini, ditargetkan 11 km sedang dibangun, sehingga total yang akan tembus menjadi 36,1 km. Ini berarti sisa jalan yang belum tembus sepanjang 2,5 km,”kata Hapis.

Sisanya menurut dia akan ditanggulangi melalui Bantuan Dana Bencana Alam dan pemiliharaan rutin. “Menyisakan sekitar 2.5 Km yang belum diperbaiki. Akan ditanggulangi melalui dana bantuan bencana 1 Km dan 1,5 Km nya lagi melalui pemeliharaan periodik. Kita Optimis tuntas tahun ini,” jelasnya

Baca Juga :   Optimalkan BUMDes untuk Bangkitnya Ekonomi Desa di OKI

Kepala Dinas PU tata ruang Kabupaten OKI, Ir M Hafidz MM mengatakan selain jalur Sepucuk perbaikan yang sedang dilakukan antara lain ruas jalan Lebung Batang-Pangkalanlampam sepanjang 7 km. “Dari 9,5 km kita perbaiki 7 km. Di beberapa titik yang kita lakukan cor beton untuk lebih memperkuat kontruksi jalan,”ungkap Hapis.

Cor beton menurutnya, dilakukan mulai dari Simpang Lebung Batang hingga Desa Jerambah Rengas yang merupakan bantuan dana provinsi. Lanjutannya dengan agreagat sepanjang kurang lebih 3,6 Km dari Jerambah Rengas ke Tulung Selapan.

Selain Pangkalanlampam-Tulung Selapan tambah Hafidz pihaknya sedang melakukan perbaikan jalan Simpang Palembang – Cengal termasuk beberapa ruas yang terputus pada musim penghujan lalu. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Forum Pengusaha Orgen Tunggal di Empat Lawang Berharap Larangan Manggung Dicabut

Empat Lawang, KoranSN Para pengusaha orgen tunggal (OT) di Kabupaten Empat Lawang yang mengatas namakan …