Bunuh Suryadi, Kadir Divonis 7 Tahun Penjara

Ilustrasi. (foto-net)

Kayuagung, KoranSN

Terdakwa Kadirman alias Kadir (49), warga Desa Riding Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten OKI harus menjalani hukuman penjara di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kayuagung. Ia dijatuhi hukuman oleh Majelis hakim yang diketuai RA Asri Ningrum SH selama 7 tahun penjara.

Terdakwa dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan dan tindak pidana pembakaran. Hukuman untuk terdakwa ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Imam Hidayat yakni; 9 tahun penjara.

“Berdasarkan fakta-fakta dalam persidangan perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan dan pembakaran. Yaitu melanggar Pasal 338 KUHP dan Pasal 187 KUHP,” ujar hakim ketua dengan anggota Irma Nasution dan Firman Jaya serta Panitera Pengganti (PP) Maulana Malik.

Baca Juga :   Diduga Selingkuh Oknum Anggota DPRD Lahat Dilaporkan

Dalam persidangan terungkap, terdakwa, Minggu 30 Oktober 2016 sekira pukul 07.00 WIB lalu bertempat di Dusun Sungai Setanjung Desa Riding dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain yaitu, korban Suryadi warga setempat. Bermula dari korban yang berada di perahu sekitar perairan Dusun Sungai Setanjung bertemu dengan terdakwa.

Lalu, disaat mereka bertemu tersebut terlibat ribut mulut sehingga terdakwa yang membawa alat setrum langsung saja dengan tangan kirinya menyetrumkan alat ke tubuh korban. Lalu saja korban terjatuh ke perairan, dan pada saat terjatuh itu terdakwa yang juga membawa senjata tajam jenis parang langsung membacok tubuh korban. Usai kejadian, terdakwa melarikan diri.

Baca Juga :   Kasus Suap DPRD Sumut, KPK Panggil Empat Saksi

“Terdakwa membacok korban pada bagian paha kiri, betis dan lainnya sebanyak 1 kali. Akibat perbuatan terdakwa, korban mengalami luka yang serius termasuk luka bakar oleh alat setrum,”ungkap hakim.

Akhirnya, akibat luka yang dialami, membuat korban meninggal dunia. Terdakwa yang tanpa didampingi oleh penasihat hukum dan anggota keluarganya langsung menerima hukuman yang dijatuhkan kepadanya. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Panggil Dua Saksi Kasus Suap Pengadaan Bansos di Jabodetabek

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (19/1) memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap …