Bupati Bangka Tengah Minta Semua Posyandu diaktifkan Cegah Stunting

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman. (Foto-Antara)

Koba, Babel, KoranSN

Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Algafry Rahman, meminta semua pos pelayanan terpadu (posyandu) diaktifkan dan dimanfaatkan sesuai fungsinya untuk mencegah kasus stunting.

“Posyandu harus difungsikan secara maksimal, ini garda terdepan dalam mencegah stunting,” katanya di Koba, Senin (29/1/2024).

Pemkab Bangka Tengah sangat berkonsentrasi dalam menangani kasus stunting dengan menjadikan puskesmas dan posyandu sebagai garda terdepan.

“Kasus stunting kita mencapai sekitar 20 persen dari total jumlah balita dan kita harus berkomitmen serta bertekad menurunkan satu digit pada 2024,” ujarnya.

Baca Juga :   Satgas: Enam Kabupaten di Babel Tanpa COVID-19

Menurut bupati, posyandu merupakan pintu pertama dalam memantau tumbuh kembang anak dan merekam riwayat kesehatan balita.

“Saya melihat ada beberapa posyandu tidak aktif, maka saya minta diaktifkan kembali karena perannya sangat penting dalam mencegah stunting,” ujarnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Dinkes Tasikmalaya Terus Pantau Kesehatan Penyelenggara Pemilu

Tasikmalaya, KoranSN Tim Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terus memantau kondisi kesehatan para penyelenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!