Bupati Banyuasin Yan Anton Ditangkap KPK







.-Foto Ferdinand/ koransn
Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian (kemeja kotak kotak) dikawal saat menaiki bus Polisi menuju bandara SMB II Palembang, Minggu (4/9/2016).-Foto Ferdinand/ koransn

Palembang, KoranSN-
Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian, Minggu (4/9/2016) ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinas bupati di Banyuasin.

Penangkapan tersebut merupakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Namun untuk dugaan kasus apa hingga kini KPK belum dapat menginformasikannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain bupati dalam OTT tersebut KPK juga mengamankan lima orang yang diantaranya; Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin dan seorang di bagian Perlengkapan Umum dan Rumah Tangga.

Usai diamankan dari rumah dinasnya, dengan pengawalan ketat aparat kepolisian bersenjata lengkap Bupati Banyuasin beserta lima orang lainnya langsung dibawa ke Polda Sumsel.

Kemudian sekitar pukul 17.05 WIB dengan mengendarai bus Polda Sumsel, Bupati Banyuasin beserta orang-orang yang turut diamankan dibawa menuju Bandara SMB II Palembang untuk dibawa ke KPK di Jakarta.

Baca Juga :   KPK Periksa 4 Anggota DPRD Muara Enim di Kejati Sumsel

“Ada orang lima yang diamankan dari rumah dinas Bupati Banyuasin. Mereka yakni, Bupati Banyuasin, Sekda, Kepala Dinas Pendidikan, dan bagian Perlengkapan Umum dan Rumah Tangga. Selain itu ada juga pemborongnya. Bahkan dari lokasi juga diamankan sejumlah uang,”  ungkap seorang petugas kepolisian yang turut mengawal penyidik KPK saat melakukan OTT di rumah dinas Yan Anton Ferdian.

Sementara Sekda Banyuasin Firmansyah yang sempat disebut-sebut turut ditangkap dalam OTT tampak di Mapolda Sumsel. Namun, seusai menjalani pemeriksaan Sekda tak dibawa KPK ke Jakrata.

Dikatakan Sekda, saat kejadian ia memang sedang berada di rumah dinas Bupati Banyuasin. Tapi dirinya mengaku tak mengetahui
KPK melakukan OTT untuk kasus apa.

“Saya di lokasi menghadiri acara syukuran keberangkatan haji Pak Bupati, jadi saya juga ikut diamankan dan dibawa ke Polda Sumsel ini. Kasusnya apa saya tidak tahu, dan siapa saja yang diamankan saya juga tidak tahu. Karena kami dibawa dengan mobil terpisah jadi tak bisa berkomunikasi. Saya dibawa ke Polda Sumsel ini karena Pak Bupati ingin menyampaikan pesan, dimana pesan beliau untuk terus menjalankan roda pemerintahan di Banyuasin, hanya itu saja,” tutupnya.

Baca Juga :   BPK Hormati Proses Hukum yang Dihadapi Rizal Djalil Kasus Proyek SPAM

Terpisah, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati membenarkan jika KPK telah melakukan OTT di Sumatera Selatan.

“Benar KPK hari ini telah melakukan OTT tapi siapa dan kasus apa belum dapat diinfokan sekarang, karena besok baru kita umumkan,”  tandasnya. (ded)





Publisher : Ferdin Ferdin

Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

KPK Periksa Direktur PT Rantau Utama Bhakti Sumatera Terkait Dugaan Korupsi BUMD Pemprov Sumsel

Palembang, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (6/10/2022) memeriksa Direktur PT Rantau Utama Bhakti Sumatera …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!