Bupati Cellica Jebak PNS untuk Tes Urine, 4 Orang Positif

Tes urin kepada 1.127 PNS di Karawang. (foto-net/detiknews.com)

Karawang, KoranSN

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengumpulkan ribuan PNS untuk mengevaluasi kinerja pada Rabu (15/11/2017) pagi . Namun baru berjalan setengah jam, agenda mendadak berubah. Belasan petugas BNN tiba-tiba berdatangan dan melakukan tes urine kepada seribu lebih PNS. Hasilnya, 4 PNS dinyatakan positif.

“Diduga false positif karena mereka sedang dalam pengobatan. Untuk memastikannya, keempat PNS tersebut wajib lapor dan membawa obat-obatan yang mereka konsumsi,” ujar Asep Aang Rahmatullah Kepala Badan Kepegawaian Daerah Karawang saat dikonfirmasi, Rabu (15/11/2017).

Berdasarkan pantauan, banyak PNS yang terlihat kaget saat tiba-tiba seluruh pintu aula Husni Hamid ditutup rapat. Setiap pintu, dijaga Satpol PP dan petugas BNN. Para PNS pun dilarang meninggalkan aula.

“Tidak usah tegang bapak ibu semuanya. Kalau merasa tidak memakai narkotik santai saja,” ujar Kompol Gunadi, Kepala Seksi Pemberantasan BNN Karawang saat memberikan pengarahan.

Pagi itu, pemda Karawang menggandeng Badan Narkotika Nasional setempat untuk melakukan tes urin terhadap seluruh PNS di Karawang. Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan, tes urin dilakukan untuk membuktikan rumor jika ada sejumlah PNS Karawang yang kecanduan narkoba.

Ia menyatakan bakal mengevaluasi secara utuh terhadap kinerja para aparat negara. Bahkan Cellica tak segan memberi hukuman berat bagi PNS yang positif menggunakan narkoba.

Baca Juga :   Data Kemenkes Sebut 482.145 Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin

“Saya ingin Pemda bersih, supaya tidak terjadi simpang siur, sekaligus untuk menghindari fitnah karena pernah ada isu jika beberapa pegawai kecanduan narkoba,” ujar Cellica di Aula Husni Hamid, Rabu (15/11/2017).

Pagi itu, sebanyak 1.127 PNS diperiksa secara mendadak sejak Rabu pagi hingga sore. “Sengaja mendadak supaya terperiksa semua,” ujar Cellica.

Cellica juga mengatakan hasil tes urine itu nantinya akan diumumkan kepada publik. “Kalau nama-namanya tidak akan dipublikasikan, tapi kalau jumlah akan kami umumkan,” kata dia. (detik.com)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Presiden Jokowi: Pengelolaan Air Harus Jadi Konsentrasi Kerja

Manado, KoranSN Presiden Joko Widodo saat meresmikan Bendungan Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara …

error: Content is protected !!