Bupati PALI Ajak Ratusan Warga Doa dan Yasinan Bersama



Bupati PALI, H Heri Amalindo saat menyampaikan kata sambutan. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Jika pada umumnya peresmian gedung dan semacamnya dilaksanakan acara pemotongan pita dan hiburan musik. Namun, hal itu sepertinya tidak berlaku di Bumi Serepat Serasan.

Pasalnya, Minggu malam (20/1/2019), Bupati PALI H Heri Amalindo bersama ratusan masyarakat menggelar doa dan yasinan bersama dalam rangka peresmian Pendopoan Rumah Dinas Bupati PALI yang baru.

Pendopoan rumah dinas bupati tersebut letaknya bersebelahan dengan rumah dinas Bupati PALI saat ini. Tampak dalam kegiatan doa dan yasinan bersama ini, ratusan masyarakat memadati ruangan bahkan ada juga puluhan masyarakat yang memenuhi tenda yang telah disiapkan oleh panitia.

Selain ratusan masyarakat yang hadir, tampak hadir pula Ketua DPRD PALI Drs. H. Soemarjono dan ketua TP PKK Kabupaten PALI, Ir. Hj. Sri Kustina serta Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) PALI.

Dalam sambutannya, Bupati PALI H Heri Amalindo mengaku, bahwa rumah dinas ini bukanlah milik Heri Amalindo, melainkan milik warga PALI. Karena dibangunnya menggunakan uang rakyat PALI.

Baca Juga :   Divpropam Mabes Polri Tes Urine Personel Polres Prabumulih

“Ini rumah rakyat PALI, bukan rumah Heri. Kemudian, bagi kami ini bukanlah rumah tempat istirahat, tetapi justru tempat kami bekerja. Jadi kalau bapak ibu mau ada kegiatan yang mengundang 200 hingga 300 orang, silahkan pakai,” ungkap suami dari Hj. Sri Kustina itu di hadapan ratusan masyarakat PALI.

Ia berharap warga PALI mendukung program pembangunan di Kabupaten PALI.

“Mendukungnya dengan cara cukup dengan menjadikan PALI sebagai daerah yang ramah, tidak pernah konflik, selalu damai, dan menjaga kondusifitas di lingkungan sosial. Karena dengan begitu, maka percepatan pembangunan akan terjadi, dan dana bantuan dari Pemerintah Pusat akan mengalir ke PALI,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu pula, ayah dari Rahmad Sahid itu juga meminta maaf apabila dalam penyambutan dan penempatan masyarakat PALI kurang layak.

Baca Juga :   Setda PALI Terapkan Absen Finger Print

“Harap maklum pembangunan belum selesai 100 persen. Tentunya kami juga mengucapkan terimakasih kepada bapak ibu yang telah hadir, semoga langkah bapak ibu untuk menghadiri kegiatan ini dibalas oleh Allah SWT berupa pahala yang berlipat ganda. Dan mari kita berdoa juga agar PALI selalu dalam lindungan Allah SWT, dan menjadi Kabupaten Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur, Aamiin,” tutupnya.

Kegiatan doa dan yasinan bersama ini diisi juga ceramah agama oleh Ustad Imam Muarif selaku Pimpinan Ponpes Al-Ilyasa dari Desa Sukarami Kecamatan Penukal Utara. (ans)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Herman Deru Jamin Kebutuhan Makan dan Tempat Tinggal Korban Kebakaran Desa Pemulutan

Ogan Ilir, KoranSN Dalam Safari Jumat yang dilakukan Gubernur Sumsel, H Herman Deru di Masjid …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.