Bupati: Ritual Mandi Safar Jadi Andalan Wisata Budaya Gorontalo Utara





Di tengah lesunya kunjungan pariwisata, ritual mandi Safar yang tetap dipertahankan ini, kata Indra, diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan ke daerah itu. Pemerintah daerah terus meningkatkan infrastruktur untuk menunjang atraksi wisata budaya itu, seperti pembangunan jalan ke lokasi wisata di sepanjang Desa Buata dan Posono serta membangun tanggul pengaman di sepanjang Sungai Andagile.

“Alhamdulillah kami mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan Balai Sungai wilayah Sulawesi untuk mewujudkan pembangunan tanggul pengaman tersebut. Harapannya agar setiap orang yang datang berkunjung merasa aman, nyaman dan menikmati pesona wisata di sepanjang Sungai Andagile,” ucapnya.

Baca Juga :   Dispar: visa Hambat Pelaksanaan "Travel Bubble" Batam-Bintan-Singapura

Mandi Safar juga digelar masyarakat di Desa Buloila dan Hutokalo, Kecamatan Sumalata.

Camat Sumalata Osna Haluti mengatakan masyarakat berlomba-lomba mempertahankan budaya tersebut. “Alhamdulillah pemerintah daerah mendukung, sehingga kearifan lokal ini bisa terselenggara untuk menarik kunjungan wisata di wilayah barat ini,” katanya. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kemenparekraf Ajak Wujudkan Pariwisata Berkualitas di Danau Toba

Jakarta, KoranSN Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengajak semua pihak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!