Burmawi Tewas Usai Terseret Angkot Km 5 Sejauh 12 Meter







Korban saat tergeletak di lokasi kejadian usai kecelakaan terjadi dan tampak sopir angkot saat diamankan warga. (Foto-Istimewa/Unit Lakalantas Polresta Palembang)

Palembang, KoranSN

Malang dialami Burmawi (52), tukang ojek pangkalan yang ditabrak angkot jurusan Km 5 – Ampera di Jalan Kolonel H Burlian Km 8 Palembang, Senin (10/9/2018) pukul 09.30 WIB. Korban tewas usai terseret angkot yang menabraknya sejauh 12 meter.

“Ya, saat kecelakaan terjadi korban terseret angkot Km 5 yang menabrak korban sejauh 12 meter lebih. Bukan hanya itu, kepala korban juga sempat tergilas ban belakang angkot hingga korban meninggal dunia,” kata Kanit Lakalantas Polresta Palembang, Iptu Merry Agustina saat dikonfirmasi Suara Nusantara (koransn.com).

Menurut Merry, akibat kecelakaan tersebut korban tewas dengan luka, kepala sebelah kanan luka robek, muka dan pipi kanan luka robek sampai ke bibir, kaki kanan patah dan tangan kanan lecet.

“Kini jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah sakit. Sementara sopir angkot yang menabrak korban sudah kami amankan untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.

Diceritakan Merry, kecelakaan maut yang menewaskan korban terjadi saat korban sedang menunggu penumpang di pinggir jalan dengan duduk di atas sepeda motor jenis matic. Diwaktu bersamaan, datang mobil angkot jurusan Km 5 – Ampera yang dikendarai oleh tersangka Ahmad Priyadi alias David (30), warga Taman Murni Kelurahan Alang-alang Lembar Km 12 Palembang yang berjalan dari arah Simpang Trakindo menuju Simpang TAA (Tanjung Api-Api).

Baca Juga :   Polri Periksa Tiga Terlapor Kasus "Unlawful Killing" Secara Internal

“Karena angkot yang dikendarai tersangka ini hilang kendali sehingga angkot menabrak bagian belakang motor korban lalu korban dan sepeda motornya terseret sejauh 12 meter lebih hingga korban meninggal dunia,” jelasnya.

Lanjut Merry, dalam kasus kecelakaan ini tersangka Ahmad Priyadi alias David beserta barang bukti telah diamankan pihak kepolisian, dan tersangka dijerat Pasal 310 ayat (4) UU No. 22 tahun 2009 tentang kecelakaan lalu lintas. (ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Gakkum KLHK dan Bakamla Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal

Makassar, KoranSN Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi bersinergi …

error: Content is protected !!