Home / Gema Sriwijaya / Calon Kades di OKI Wajib Tes Urine

Calon Kades di OKI Wajib Tes Urine

ilustrasi-net

Kayuagung, SN

Usulan sejumlah anggota DPRD Sumsel Dapil OKI yang menginginkan seluruh kepala desa (Kades) di Kabupaten OKI bersih dari Narkoba direspon Pemkab OKI. Pemerintah setempat menjaring bakal calon Kades yang hendak mengikuti Pilkades dengan cara memeriksa tes urine.

Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) OKI Sudiyanto Djakfar SSos MSi kemarin mengatakan, tes urine wajib dilakukan seluruh bakal calon yang akan mengikuti Pilkades bulan Juli mendatang. Pihaknya hanya memfasilitasi saja karena tes urine disyaratkan oleh panitia Pilkades.

Ia menjelaskan, sebelumnya Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) OKI telah menginstruksikan semua panitia Pilkades di 158 desa yang menggelar Pilkades serentak agar memasukkan point syarat bakal calon Kades bebas dan bersih dari Narkoba.
Katanya pula, tes urine bagi seluruh bakal calon Kades sudah dilakukan sejak awal hingga akhir Mei mendatang. Setiap bakal calon Kades bergantian memeriksa urine mereka di Laboratorium RSUD Kayuagung. Pemeriksaan dipimpin mantan Direktur RSUD Kayuagung, dr Linda Sofriyanti MARS yang kesehariannya bertugas di rumah sakit tersebut.
“Dokter Linda merupakan satu-satunya dokter di OKI yang memiliki izin dan sertifikat dari Kemenkes RI untuk memeriksa urine,”jelas Kepala BNK sembari mengatakan hingga saat ini sudah lebih dari separuh bakal calon Kades yang memeriksa urine.
Sudiyanto Djakfar menambahkan, setiap desa yang menggelar Pilkades memunculkan bakal calon berjumlah 2 hingga 5 orang. Ratusan orang dari mereka yang sudah memeriksakan urinenya, semua hasilnya negatif atau bakal calon Kades tersebut tidak terindikasi mengkonsumsi Narkoba.
Sebelumnya, anggota DPRD Sumsel Dapil OKI H Ali Imron Bayin SH saat reses ke Kabupaten OKI beberapa hari lalu mengungkapkan, untuk wilayah perairan OKI seperti Tulung Selapan, Cengal, Sungai Menang dan Air Sugihan, sekitar 75 persen Kades aktif terindikasi mengkonsumsi Narkoba.
“Sehingga anggaran desa dan bantuan untuk desa disalahgunakan oleh Kades untuk kepentingan pribadi dan Narkoba. Bagaimana desa itu akan maju jika moral Kadesnya tidak baik. Kami usulkan agar saat Pilkades, semua calon harus diperiksa urinenya,”kata putra daerah perairan OKI tersebut. (iso)

Baca Juga :   Pasar Malam di Pengabuan Ditutup Sat Pol PP PALI

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Kades Tak Boleh Masuk di Struktur Parpol

Muratara, KoranSN Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) HM Syarif Hidayat menegaskan Kepala Desa (Kades) tak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.