Camat Rupit Bantah Jumlah Penduduknya 33.542 jiwa





Muhazoni, Ketua PPK Rupit. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Camat Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Hj Gusti Rohmani membantah jika jumlah penduduk di Kecamatan Rupit hanya 33.542 jiwa.

Pernyataan ini sebagai bantahan pemberitaan di sejumlah media cetak, media online dan di media sosial yang menyebutkan jumlah penduduk di Kecamatan Rupit 33.542 jiwa dan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) 33.356 jiwa atau hanya berselisih 186 jiwa.

Camat mengatakan, pada tahun 2017 jumlah penduduk di Kecamatan Rupit sekitar 42.888 jiwa yang terdiri dari 20.467 jiwa laki laki, 22.421 jiwa perempuan. Sedangkan yang beredar di media  jumlah penduduk di Kecamatan Rupit hanya 33.542 jiwa.

“Itu tidak benar, tidak masuk akal kalau jumlah penduduk di Kecamatan Rupit dalam setahun berkurang sampai sembilan ribuan, dari mana mereka dapat data sebanyak itu,” ungkapnya, Kamis (26/7/2018).

Baca Juga :   Gedung Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Ogan Ilir Diresmikan

Saat ditanya berapa jumlah penduduk di Kecamatan Rupit pada tahun 2018 ini, Camat mengatakan jika dirinya belum mengetahui dan menerima laporan itu dari Kades.

“Kita belum tahu jumlahnya berapa, apakah bertambah atau berkurang. Tapi kalau berkurang sampai 9 ribuan itu sangat tidak masuk akal. Itu banyak sekali,” tukasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rupit Muhazoni mengatakan, mengenai jumlah penduduk di Kecamatan Rupit dengan Jumlah DPT-nya hanya selisih 186 jiwa, dirinya tidak mau berkomentar banyak karena diatas PPK ada KPU.

“Masalah ini biarlah KPU yang menjelaskannya, masyarakat bisa menilainya dan Camat Rupit juga sudah menjelaskan jumlah penduduknya,” katanya.

Baca Juga :   Warga Mesuji Makmur Dukung H Azhari

Ia menjelaskan, kalau masalah data penduduk itu urusan Disdukcapil. “Jadi kita tidak punya kewenangan untuk mengomentarinya,” katanya.

Ditempat yang sama Anggota PPK Rupit Agusti Arafat menambahkan, berkaitan dengan tahapan pemilu, sekarang ini sedang masa perbaikan DPSHP.

“Kalau bisa semua unsur harus berperan aktif terhadap DPSHP ini dan khusus peserta pemilu dalam hal ini Parpol dan pengurusnya,” katanya.

“Jika ada warga yang belum terdaftar, segera menemui PPS. Begitu pula sebaliknya jika masih ada indikasi pemilih yang meninggal yang masuk kedalam DPSHP, mohon diberi tanggapan melalui model A.1 KPU, yaitu model tanggapan masyarakat,” pungkasnya. (snd)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Lubuklinggau Juara 1 Lomba Kreasi Jingle Galeri Pelangi

Surakarta, KoranSN Mewakili Provinsi Sumatera Selatan, Tim Kota Lubuklinggau raih juara pertama pada Lomba Kreasi …

error: Content is protected !!