Cari Solusi Tegal Binangun, Alex Akan Panggil Walikota dan Bupati

Gubernur Palembang Alex Noerdin. (foto-dok/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin akhirnya angkat bicara terkait permasalahan wilayah Tegal Binangun, Jakabaring Selatan yang kini tengah diperebutkan Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin.

“Kita akan panggil kedua belah pihak, baik Bupati Banyuasin dan Walikota Palembang untuk duduk bersama mencari jalan keluarnya,” tegas orang nomor satu di Sumsel ini saat ditemui di Kantor Gubernur, Kamis malam (16/11/2017).

Menurut Alex, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel tengah mempelajari permasalahan yang tengah terjadi tersebut. Meski begitu, Alex mengaku belum dapat memberikan keputusan, sehingga harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan kedua belah pihak terkait.

“Kita segera selesaikan permasalahan ini. Saya belum bisa memberikan keputusan karena harus dicek dulu,” kata mantan Bupati Musi Banyuasin dua periode ini.

Kota Palembang, dinilai Alex, memang idealnya harus ada perluasan. Namun, untuk melakukan perluasan wilayah tersebut tak bisa dilakukan begitu saja melainkan harus ada persetujuan, rekomendasi dan diputuskan juga oleh Pemerintah Pusat.

Sementara itu, Sekda Sumsel Nasrun Umar menambahkan, untuk permasalahan Tegal Binangun, Pemprov Sumsel bersifat netral.

“Kita akan carikan win-win solution-nya. Pemerintah akan bersikap netral demi kepentingan masyarakat,” tegas Nasrun.

Ia menilai, permasalahan Tegal Binangun bukan perkara mudah. Mengingat, harus ada kajian mendalam mengenai tuntutan warga tersebut. Karena polemik ini melibatkan dua daerah maka pemerintah akan segera memanggil Pemko Palembang dan Pemkab Banyuasin untuk berkoordinasi demi mendapatkan hasil terbaik.

Baca Juga :   Wagub Buka Festival Batu Akik KNPI Sumsel, Diikuti 800 Peserta

“Pemprov Sumsel akan memutuskan wilayah Tegal Binangun dilihat dari beragam aspek. Aspek aspirasi, sosiologi, dan lain-lain semuanya akan kita tinjau. Dalam satu minggu ini akan kita panggil kedua belah pihak,” jelasnya.

Dalam kondisi sekarang, Nasrun mengajak kedua belah pihak untuk menahan diri, jangan sampai menimbulkan pro dan kontra yang nantinya bakal menimbulkan suasana makin memanas.

“Semua pihak sebaiknya harus menahan diri. Apapun hasilnya nanti, Tegal Binangun masuk Palembang ataupun masuk Banyuasin, semuanya harus legowo. Karena itu keputusan terbaik,” pungkasnya. (ded/rell)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kemenkumham Sumsel Kampanyekan Pembangunan Zona Integritas

Palembang, KoranSN Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sumsel, Rahmi Widhiyanti yang mewakili Kakanwil Kemenkumham Sumsel …

error: Content is protected !!