Cemburu, Gilang Warga Gandus Tikam Istri Siri Berulang Kali

Kapolsek Gandus, AKP Willian Herbansyah saat menginterogasi tersangka M Gilang Ramadhan. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian Sat Reskrim Polsek Gandus meringkus M Gilang Ramadhan (19), warga Jalan PSI Lautan Lorong Unglen 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang, yang merupakan tersangka kasus penganiayaan terhadap istri yang dinikainya secara siri, yakni korban ‘NU’ (19).

Tersangka Gilang Ramadhan menganiaya korban karena cemburu, sehingga pelaku nekad menikamkan senjata tajam jenis pisau ke tubuh korban berulang kali. Akibatnya, korban terluka tikaman di bagian pipi, punggung belakang dan paha kanan.

Kapolsek Gandus Palembang, AKP Willian Herbansyah didampingi Kanit Reskrim Ipda Hermansyah, Kamis (20/2/2020) mengatakan, tersangka dan korban tinggal bersama usai menikah secara sirih. Tersangka menganiaya korban karena cemburu setelah melihat istrinya pergi dengan seorang laki-laki.

Baca Juga :   Oknum Satpam Penyebar Paku di Depan SPBU Diamankan

“Saat kejadian antara tersangka dan korban awalnya ribut mulut hingga akhirnya tersangka mengambil senjata tajam jenis pisau, kemudian menusukannya ke bagian pipi, punggung belakang paha kanan korban. Atas kejadian itu korban terluka dan dilarikan ke rumah sakit,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kapolsek, usai dari rumah sakit kemudian korban yang tak lain istri dari tersangka membuat laporan ke Mapolsek Gandus hingga pihaknya melakukan penyelidikan.

“Hasil dari penyelidikan Tim Belut Polsek Gandus, akhirnya tersangka berhasil ditangkap. Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Gandus Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

Lanjut Kapolsek, kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Gandus guna diproses hukum.

“Dalam kasus ini tersangka dijerat dengan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tegas Kapolsek.

Baca Juga :   Sidang Terdakwa 5 Komisioner KPU Palembang Ungkap Surat Pernyataan Pemilu Berjalan Lancar Dibuat Untuk Tolak PSL

Sementara tersangka M Gilang Ramadhan mengatakan, dirinya menganiaya korban dengan pisau lantaran emosi setelah melihat korban berboncengan dengan seorang pria yang tak dikenalnya.

“Saya dan korban menikah secara sirih, bahkan kami memiliki satu anak yang kini berusia 3 bulan. Saat kejadian, saya melihat isteri saya pergi dengan laki-laki lain sedangkan anak kami dititipkannya dengan tetangga. Dari itulah saya marah dan cemburu hingga saya melakukan penganiayaan tersebut,” tandas tersangka. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Komplotan Bobol Rumah di Sukarami Diringkus

Palembang, KoranSN Pihak kepolisian Sat Reskrim Polsek Sukarami meringkus tiga pelaku yang merupakan komplotan bobol …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.