Chika Tewas Dengan Kepala Pecah Terbungkus Kain di Dalam Salon



Jenazah korban saat dievakuasi petugas kepolisian ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Aldi alias Chika (25), seorang Waria, Selasa (16/1/2018) pukul 11.00 WIB ditemukan tewas dengan kepala pecah dan terbungkus kain di tempatnya bekerja yakni, di dalam Salon Kiki Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Talang Kelapa Maskarebet Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang.

Korban tewas menjadi korban pembunuhan, dimana pelaku awalnya diduga menutup kepala korban dengan kain, lalu kepala korban diduga dipukul pelaku menggunakan tabung gas LPG 3 Kg hingga korban tewas di lokasi kejadian.

Belum diketahui motif pembunuhan korban, sebab saat ini pihak Sat Reskrim Polresta Palembang dan Polsek Sukarami masih melakukan penyelidikan untuk mengangkap pelaku pembunuhan korban.

Khottob alias Kiki (25), pemilik Salon Kiki tempat korban ditemukan tewas mengatakan, dirinya yang pertama kali menemukan korban meninggal dunia tergeletak di dalam salon. Dimana saat itu ia curiga lantaran salon miliknya belum dibuka oleh korban yang merupakan pekerja di salonnya.

“Selama bekerja dengan saya, Chika selalu tidur di salon ini, sedangkan saya dan pekerja lainnya kalau malam hari selalu pulang ke rumah.
Biasanya salon saya ini dibuka oleh Chika pukul 08.00 WIB pagi. Tapi saat itu saya heran, mengapa hingga siang hari salon belum dibuka. Oleh karena itulah, saya langsung membuka salon ini. Akan tetapi, ketika dibuka saya melihat Chika sudah tergeletak di lantai, banyak sekali darah di kepala dan tubuhnya,” ujarnya.

Menurutnya, sebelum korban ditemukan tewas, tidak ada yang mencurigkan dari para konsumen salon yang datang ke salonnya. Bahkan, korban juga bersikap seperti biasanya.

Baca Juga :   Sri Sulastri: KPK Pasti Ungkap Semua Pihak yang Terlibat

“Hanya saja korban orangnya pendiam dan jarang ngobrol. Jadi, saya tidak tahu apakah korban ini ada masalah pribadi. Kalau saya sendiri tidak ada yang dicurigai maupun firasat akan terjadianya pembunuhan korban ini,” tandasnya.

Sementara Ocha (28), teman kerja korban di Salon Kiki mengatakan, korban bekerja di salon tersebut sejak 28 Desember 2017 lalu. Semenjak saat itulah setiap malam hari korban selalu tidur di salon, kemudian pagi harinya korban membuka salon.







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejaksaan Negeri Lahat Tahan Enam Tersangka Dugaan Pengrusakan Secara Bersama-sama

Lahat, KoranSN Proses hukum ke enam tersangka dugaan kasus pengrusakan yang dilakukan secara bersama-sama berujung …

    error: Content is protected !!