
“Sementara kawasan industri di Indonesia berperan dalam mempercepat pembangunan usahanya,” kata Zhou.
Zhou mengharapkan Indonesia dan China akan terus membangun proyek-proyek besar yang fokus kepada beberapa sektor industri penting seperti pertanian, permesinan, elektronik, dan pertambangan hijau.
“Pemerintah Provinsi Fujian bersama pemerintah pusat juga telah bekerjasama untuk membangun mekanisme kerja yang sangat baik untuk mendorong instalasi infrastruktur yang akan membantu meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan Indonesia dan Fujian,” tambah Zhou.
Zhou juga mengharapkan Indonesia dan Fujian dapat mengembangkan kerja sama kelautan dan perikanan sampai bisa mendorong integrasi sektor perikanan kedua negara dengan memanfaatkan potensi ekonomi kelautan masing-masing.
“Kami akan secara aktif mendorong untuk mempermudah perizinan dan akses pasar bagi masuknya produk-produk Indonesia, seperti produk kelautan, buah-buahan tropis, dan sarang burung walet,” sambung Zhou.
Bulan depan, menurut Zhou, Fujian akan menyelenggarakan konferensi peralatan maritim dunia dan dia berharap perusahaan Indonesia dapat mengikuti konferensi tersebut serta menjajaki peluang kerja sama bidang kapal dan peralatan lepas pantai.
Berkaitan dengan penguatan “people-to-people contacts”, Zhou memastikan Fujian sangat mendukung konsep itu, bahkan beberapa kota di Fujian telah bekerja dengan kota-kota di Indonesia. HALAMAN SELANJUTNYA>>


