Corona di Sumsel Tembus 2 Ribu

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri.(foto-humas pemprov sumsel)

Palembang, KoranSN

Jumlah total kasus Covid-19 atau virus corona di Sumsel, Minggu (28/6) menembus angka 2.000 kasus. Hal tersebut dikarenakan saat ini adanya penambahan 50 kasus baru positif Covid-19. Demikian dikatakan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri.

Diungkapkannya, adapun sebaran penambahan kasus pertanggal 28 Juni 2020, yakni; Palembang 40 orang, OKI 3 orang, PALI 1 orang, Ogan Ilir 2 orang dan Banyusain 4 orang.

“Karena adanya peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 tersebutlah maka total kasus di Sumsel secara keseluruhan hingga kini berjumlah 2000 kasus,” ujarnya.

Masih dikatakan Yusri, adanya penambahan kasus dalam setiap harinya menandakan jika penularan di Sumsel belum selesai. Selain itu penambahan kasus yang terjadi karena masih adanya masyarakat yang tidak menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin.

“Saat ini kan masyarakat sudah beraktivitas di luar rumah. Dalam aktivitas tersebut masih ada warga yang tidak patuh dengan protokol kesehatan hingga terjadi kontak penularan. Nah, inilah yang menjadi penyebab meningkatnya penambahan kasus Covid-19 di Sumsel,” terangnya.

Baca Juga :   ALE Hackathon 2018 Ajak Mahasiswa Unsri Ciptakan Aplikasi Mobile

Oleh karena itu lanjut Yusri, pihaknya dari Gugus Tugas Sumsel menghimbau masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin dalam beraktivitas sehari-hari di luar rumah.

“Adapun protokol kesehatan yang wajib dijalankan masyarakat secara disiplin dan serentak, yakni selalu menggunakan masker, jaga jarak, sering mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, serta hindari kerumunan. Jika hal tersebut dijalankan masyarakat maka Sumsel akan keluar dari pandemi Covid-19,” terangnya.

Lebih jauh dikatakannya, dengan adanya peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Sumsel tersebut maka pihaknya akan segera meminta pemerintah melakukan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk saling mengingatkan satu dengan yang lain dalam menjalankan protokol kesehatan dimanapun berada.

Baca Juga :   Jenazah Romi Herton Akan Dimakamkan di TPU Kebun Bunga

“Sedangkan untuk klaster baru belum ada ditemukan. Hanya saja, beberapa hari kemarin memang ada satu pegawai di Samsat Pagaralam yang tinggal di Kota Palembang dinyatakan Positif Covid-19. Terkait hal tersebut, teman kerja pasien di Pagaralam dilakukan Swab Test. Nanti kita lihat hasil Swab Test ini, jika ternyata ada rekan kerjannya yang positif, barulah bisa dikatakan klaster baru. Tapi kalau tidak ada yang positif maka bukan klaster baru,” tandas Yusri. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Diresmikan MenPAN-RB, Palembang Miliki Mall Pelayanan Publik

Palembang, KoranSN Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo hadir …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.