COVID-19 Masih Memerlukan Perhatian yang Tinggi





Sri Yulia, SKp., M.Kep. (foto-ist)

 

DI penghujung tahun 2020, permasalahan COVID-19 masih memerlukan perhatian yang tinggi, walaupun secara umum adaptasi kebiasaan baru dalam berbagai dimensi kehidupan masyarakat telah menjadi suatu hal yang biasa.

Kementerian Keuangan RI melalui akun resmi twitternya menyampaikan, bahwa ada tiga efek domino yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19, yaitu masalah kesehatan, pembatasan sosial dan masalah ekonomi.

Dalam berbagai perspektif, ketiga hal ini memang merupakan akibat tapi efek domino yang ditimbulkan akibat krisis global yang timbul selama pandemi COVID-19 yang juga seharusnya menjadi peluang untuk memperbaiki berbagai tatanan dan kebutuhan kehidupan masyarakat.

Baca Juga :   FK49 Bergerak Bantu Warga Pra Sejahtera

Permasalahan yang berkaitan dengan efek domino akibat pandemi COVID-19, sudah selayaknya selalu menjadi evidence dalam mengoptimalkan peran berbagai pihak dalam upaya melawan pandemi.

Data per 8 November 2020, di dunia sebagaimana yang laporkan kepada WHO terdapat sebanyak 49.242.837 kasus terkonfimasi dan sebanyak 1.242.187 kasus kematian akibat COVID-19.

Temuan vaksin dan pengobatan, upaya pemberantasan penyakit menular dan tidak menular lainnya, serta pemenuhan indikator kesehatan baik yang menyangkut angka kesakitan dan kematian dan strategi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif untuk berbagai masalah kesehatan yang selalu dialami masyarakat menjadi tantangan tersendiri untuk diwujudkan, mengingat berbagai sumber daya saat ini tengah dialokasikan untuk strategi penanganan wabah secara tepat.  HALAMAN SELANJUTNYA  >>

Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Bagian dari Program 1000 Al-Quran, Aipda M Aliudin Serahkan 15 Al-Quran ke Musholah Al-Karim 8

Palembang, KoranSN Aipda Muhammad Aliudin SH, personil Bid Humas Polda Sumsel kembali membagikan Al-Quran ke …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!