COVID-19 Masih Memerlukan Perhatian yang Tinggi

Sri Yulia, SKp., M.Kep. (foto-ist)

 

DI penghujung tahun 2020, permasalahan COVID-19 masih memerlukan perhatian yang tinggi, walaupun secara umum adaptasi kebiasaan baru dalam berbagai dimensi kehidupan masyarakat telah menjadi suatu hal yang biasa.

Kementerian Keuangan RI melalui akun resmi twitternya menyampaikan, bahwa ada tiga efek domino yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19, yaitu masalah kesehatan, pembatasan sosial dan masalah ekonomi.

Dalam berbagai perspektif, ketiga hal ini memang merupakan akibat tapi efek domino yang ditimbulkan akibat krisis global yang timbul selama pandemi COVID-19 yang juga seharusnya menjadi peluang untuk memperbaiki berbagai tatanan dan kebutuhan kehidupan masyarakat.

Baca Juga :   Corona di Sumsel Tembus 2 Ribu

Permasalahan yang berkaitan dengan efek domino akibat pandemi COVID-19, sudah selayaknya selalu menjadi evidence dalam mengoptimalkan peran berbagai pihak dalam upaya melawan pandemi.

Data per 8 November 2020, di dunia sebagaimana yang laporkan kepada WHO terdapat sebanyak 49.242.837 kasus terkonfimasi dan sebanyak 1.242.187 kasus kematian akibat COVID-19.

Temuan vaksin dan pengobatan, upaya pemberantasan penyakit menular dan tidak menular lainnya, serta pemenuhan indikator kesehatan baik yang menyangkut angka kesakitan dan kematian dan strategi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif untuk berbagai masalah kesehatan yang selalu dialami masyarakat menjadi tantangan tersendiri untuk diwujudkan, mengingat berbagai sumber daya saat ini tengah dialokasikan untuk strategi penanganan wabah secara tepat.  HALAMAN SELANJUTNYA  >>

Baca Juga :   RSGM Unsri Buka Pemeriksaan Gigi Gratis
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

IPSI Palembang Gelar Kejurkot 12-14 Februari

Palembang, KoranSN Guna memajukan cabang olahraga Pencak Silat di Kota Palembang, Pengurus Cabang (PC) Ikatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.