Curi Motor Petani Karet, Heri Tersungkur Diterjang Timah Panas







Heri (duduk) saat menjalani pemeriksaan oleh petugas Polsek Talang Ubi. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Nekat mencuri sepeda motor milik seorang petani karet, Heri Mukti alias Heri (38), Rabu (12/7/2017) dijebloskan ke balik jeruji besi usai dibekuk aparat Sat Reskrim Polsek Talang Ubi.

Tak hanya harus mendekam di penjara, tersangka juga terpaksa merasakan sakit dikakinya setelah dihantam timah panas petugas lantaran mencoba kabur ketika hendak diamankan.

Tersangka yang tinggal di Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ini, diringkus setelah tertangkap tangan mencuri sepeda motor milik korban Agista, warga
Desa Beruge Darat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Kapolsek Talang Ubi, Kompol Victor Eduard Tondaes melalui Kanit Reskrim, Iptu Rusli menjelaskan, saat melakukan curanmor tersangka tertangkap basah korbannya sedang mencuri sepeda motor korban yang sedang terparkir di kebun karet.

“Korban saat itu sedang menyadap karet yang jauh dari pondoknya, tiba-tiba korban mendengar ada suara mesin sepeda motor yang hidup, karena curiga korban menghentikan aktifitasnya, lalu mencari sumber suara sepeda motor. Setelah bertemu sumber suara, korban melihat sepeda motor miliknya yang di parkir dekat pondok di bawa lari oleh orang yang tidak di kenal,” ungkap Rusli.

Kemudian, lanjut Rusli, korban sempat mengejar tersangka, namun tak terkejar lantaran tersangka menggunakan sepeda motor milik korban.

“Korban kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk menghadang tersangka di setiap jalan keluar, korban juga menghubungi kami dan langsung kamipun langsung mendatangi lokasi, bersama-sama warga, kami lakukan penyisiran dan benar saja, tidak berapa lama tersangka melintas. Setelah itu, kita hentikan tersangka namun ia malah berusaha kabur, dan terpaksa ia kita beri tindakan tegas terukur dikakinya,” terangnya.

Baca Juga :   Curi Minyak Eskavator, 2 PK Perusahaan Diringkus

Diterangkan Kanit reskrim, bersama tersangka pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban, satu pucuk senjata api rakitan beserta satu peluru aktif, sebilah pisau dan satu kunci leter T.

“Tersangka diancam pasal 363 KUHP tentang pencurian yang ancaman hukumannya 7 tahun penjara,” tandasnya.

Sementara dari pengakuan tersangka Heri, dirinya baru sekali melakukan pencurian sepeda motor. “Baru inilah Pak! saya maling motor, tapi keburu kepergok warga. Saya menyesal,” akunya. (ans)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Gakkum KLHK dan Bakamla Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal

Makassar, KoranSN Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi bersinergi …

error: Content is protected !!