Dana Dipangkas 50 Persen, Pembangunan LRT Tetap Dilanjut





pembangunan-lrt-kawasan-demang-lebar-daun-palembang-terus-dikebut
Tiang LRT-Nampak beberapa pembangunan tiang atau Pier LRT di Kawasan Demang Lebar Daun Palembang yang saat ini terus dikebut. FOTO-FERDINAND/KORANSN

Palembang, KoranSN

Defisit yang terjadi di Indonesia kini mulai berdampak pada proyek strategis seperti LRT Kota Palembang. Meskipun begitu, pembangunan dipastikan akan tetap berlanjut. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Mukti Sulaiman, Senin (31/10/2016).

“Ya, memang saat ini dana untuk pembangunan LRT di pangkas 50 persen, tapi pembangunan akan tetap berlanjut,” terangnya.

Dijelaskannya, pembangunan LRT itu memang menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau dana dari pemerintah pusat. Namun, pembangunan LRT juga merupakan skala prioritas untuk mendukung pelaksanaan Asian Games. Jadi, jika LRT itu tidak selesai maka akan berpengaruh terhadap pelaksanaan Asian Games.

“Jadi silahkan potong dari APBN, namun proyek LRT ini harus tetap selesai. Karena itu, pemerintah pusat sudah meminta sejak jauh hari agar pelaksana pembangunan yakni Waskita Karya untuk mencari sumber pendanaan lain selain APBN,” katanya.

Pemotongan dana pembangunan LRT ini, lanjut Mukti, sudah diprediksi karena APBN 2017 mendatang tidak akan lebih baik dari APBN tahun 2016 saat ini. Karena itu, setiap pelaksana pembangunan seperti Waskita Karya diminta untuk mencari sumber pendanaan dari lembaga keuangan lainnya.

Disinggung proyek APBN mana saja yang diprediksi bakal dipangkas, Mukti menambah, sejauh ini belum ada infomasi terkait pemangkasan selain LRT, sehingga setiap proyek baik flyover, Musi IV, Tol Palindra tetap berjalan seperti biasa dan didanai oleh APBN.

Baca Juga :   Sumsel Siap Antisipasi Potensi Bencana 2021

“Tapi memang untuk pembangunan tersebut Pemprov Sumsel menanggung dana untuk ganti rugi seperti Musi IV, Tol Palindra dan beberapa proyek APBN lainnya,” terangnya.

Ditanya progres LRT, dirinya mengaku tidak mengetahui secara persis, namun berdasarkan laporan pembangunan LRT sekitar 31 persen. “Saya tidak tahu persis progresnya berapa persen, kalau berdasarkan laporan itu sekitar 31 persen,” tandasnya.

Seperti diketahui, pengerjaan LRT saat ini tengah dilakukan di Sungai Musi, bahkan beberapa waktu yang lalu beberapa pihak terkait pembangunan LRT melakukan rapat koordinasi untuk pembangunan tersebut.

Dalam rapat tersebut, Kepala Bidang (Kabid) LLAJ dan Perkeretaapian Dishubkominfo Sumsel, Sudirman meminta kepada pelaksana pembangunan yakni Waskita Karya untuk dilakukannya pembentukan tim terpadu dalam menjaga keamanan lalu lintas air di Sungai Musi mengingat beberapa bagian Sungai Musi akan ditutup.

“Karena lalu lintas di air ini tidak seperti di darat, kalau di air kalau tidak bisa mengerem. Jadi harus diatur agar tidak terjadi kecelakaan. Selain itu, juga harus dipasang rambu dan penerangan agar tidak membahayakan,” tegasnya.

Baca Juga :   Sekda Sumsel Usulkan Tegal Binangun Masuk Wilayah Palembang

Tim terpadu ini sendiri, lanjut Sudirman, terdiri dari Pol air, SAR, Dishub Kota, dan lain sebagai. Jadi, semua pihak harus bersinergi.

Sementara itu, Enginering di Zona 4 Waskita Karya, Aji mengaku bakal membentuk tim terpadu tersebut karena memang pengerjaan LRT untuk di Sungai Musi ini membutuhkan koordinasi, mengingat akan ada penutupan beberapa bagian dari Sungai Musi.

“Penutupan ini dilakukan di P1-P2,P2-P3, P4-P5, dan P5-P6 jadi lalu lintas air hanya P3-P4,” katanya.

Untuk pengerjaanya sendiri, lanjut Aji akan sejajar dengan tiang Ampera sehingga tidak mengganggu trafic pada saat LRT sudah selesai dibangun. Untuk pengerjaan girder P3-P4 sendiri, itu dilakukan pada bagian terakhir dimana pihaknya meminta dilakukan penutupan arus lalu lintas baik darat maupun lalu sekitar 9 jam. Untuk menghindari dampak yang membahayakan terjadi.

“Setelah itu, semuanya dapat kembali beroperasional seperti biasa,” tandasnya. (wik)

Publisher : Fitriyanti

Lihat Juga

Herman Deru Didaulat Menjadi Ketua Ikatan Alumni Unversitas Sjakhyakirti

Palembang, KoranSN Gubernur Sumsel, H Herman Deru secara resmi didaulat menjadi Ketua Ikatan Alumni (IKA) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.