Debit Air di Kelingi, Kasie dan Apor Belum Maksimal

Hujan lebat mengguyur Kota Lubuklinggau, kemarin 01/11/2018 siang. (foto-rifat/koransn)

Lubuklinggau, KoranSN

Sistem pendistribusian air ke pelanggan PDAM Tirta Bukit Sulap Lubuklinggau untuk saat ini masih dilakukan dengan sistem bergilir meskipun hujan turun sudah sepekan terkhir setiap harinya.

Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap Lubukllinggau, Hj Ratna Mahmud melalui Kepala Tehnik, Hadi Purwanto mengatakan kondisi debit air ditiga lokasi sumber mata air yakni Kelingi, Kasie dan Apor belum maksimal.

Seperti sumber mata air Kelingi dan Apor, debit airnya belum maksimal. Dan untuk sumber mata air di Kasie masih kecil.

“Walaupun hujan terakhir ini, debit belum maksimal. Masih digilir dulu sementara ini. Belum full. Seperti Apor, belum maksimal sumber airnya. Kelingi belum juga. Sekarang masih sistem bergilir,” kata Hadi.

Baca Juga :   Polres Siapkan Operasi Lilin 2017

Lebih lanjut, masuknya musim hujan tentunya dapat membantu pendistribusian air ke pelanggan dengan lancar. Sebab debit air bertambah dan air mudah masuk yang tentunya membantu daya kerja pompa. Namun jika debit air besar, disatu sisi akan menimbulkan kendala bagi pompa untuk melakukan penyedotan air dari sumber mata air.

“Kalau dia besar, sampah-sampah dari ulu itu, sampah rumah tangga, itu menutupi permukaan air. Pompa itukan dipermukaan, diatas permukaan air, bisa rusak motor pompa,” timpalnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah menyiapkan pompa yang disiapkan sebagai pengganti kalau-kalau pompa dengan daya sedot 40 liter perdetik dan 80 liter perdetik alami kerusakan.

“Standby pompa gantinya. Kalau itu banjir bandangkan, butuh tiga hari itu untuk kit bongkar. Kita jemur dulu, biar kering dalamnya,” ungkap Hadi.

Baca Juga :   Jumat, Empat Lawang Mulai Berlakukan New Normal

Menurutnya, sampah-sampah yang dibawa oleh hujan menjadi hal mengkhawatirkan pihak PDAM. Seperti hujan di hilir, hal itu akan membawa sampah-sampah.

“Itu yang dikhawatirkan. Seperti hujan di palak curup, itukan bawa sampah banyak. Kita antisipasinya setiap tiga hariu kita selam. Membersihkan sampah-sampah jangan mengumbat pompa,” ujarnya. (rif)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

MA Kabulkan Gugatan Paslon Ilyas-Endang, Ini Komentar Pengamat Bagindo Togar

Palembang, KoranSN Keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatan pasangan calon bupati dan calon wakil …