Delapan Orang Jadi Tersangka Suap Proyek Penyediaan Air Minum PUPR

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang. (foto-net/vivanews.com)

Jakarta, KoranSN

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan delapan orang sebagai tersangka suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Kedelapan tersangka ialah pejabat Kementerian dan pekerja swasta.

Pengumuman penetapan tersangka itu disampaikan langsung Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantor KPK, Jakarta, Minggu 30/12/2018) dini hari.

Saut merinci para tersangka yang masing-masing dikelompokkan sebagai tersangka penyuap dan tersangka penerima suap.

Tersangka penyuap: BSU, Dirut PT WKE, kemudian LSU, Direktur PT WKE, lalu IIR, Direktur PT TSP dan YUL, Direktur PT TSP.

Tersangka penerima suap: 1. ARE, Kepala Satker SPAM Strategis/PPK SPAM Lampung, 2. MWR, PPK SPAM Katulampa, 3. TMN, Kepala Satker SPAM Darurat dan 4. DSA, PPK SPAM Toba 1.

Baca Juga :   Alex Jenguk Korban Runtuhnya Selasar BEI di Tiga RS Sekaligus

KPK menduga ARE, MWR, TMN, dan DSA menerima suap untuk mengatur lelang proyek pembangunan SPAM tahun 2017-2018 di Umbulan 3 Pasuruan, Lampung, Toba 1 dan Katulampa. Ada dua proyek lain yang juga diatur lelangnya, yakni pengadaan pipa HDPE di Bekasi dan daerah bencana di Donggala, Palu, Sulteng.

Nilai uang suap yang diterima masing-masing tersangka itu bervariasi, sesuai perusahaan yang lelangnya akan dimenangkan dan mengerjakan proyek mana. Misal, PT WKE diatur untuk mengerjakan proyek bernilai di atas Rp50 miliar, sementara PT TSP diatur untuk mengerjakan proyek bernilai di kurang Rp50 miliar.

Para penyuap itu disangka melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 juncto pasal 64 ayat 1 KUHP. Sedangkan penerima suapnya disangka melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 64 ayat 1 KUHP. (vivanews)

Baca Juga :   9 Bulan Berlalu, Kasus Teror Novel Baswedan Diminta Segera Diungkap
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Menteri Edhy: Semangat “Omnibus Law” Sudah Berjalan di KKP

Jakarta, KoranSN Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan semangat Omnibus Law UU Cipta Kerja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.