Dendam, Kausar Tebas Tangan Teman Sendiri Hingga Putus

DIAMANKAN- Tampak tersangka Al Kausar alias Kausar (tengah) saat diamankan di Polsek IT II Palembang.
DIAMANKAN – Tampak tersangka Al Kausar alias Kausar (tengah) saat diamankan di Polsek IT II Palembang. (foto-dedy/koransn.com)

 

Palembang KoranSN

Al Kausar alias Kausar (27), warga Jalan Bambang Utoyo Lorong Sianjur III RT2 RT 01 Kelurahan 5 Ilir Kecamatan IT II harus mendekam di sel tahanan Mapolsek IT II seusai menebas tangan kiri Maryono (26), yang taklain temannya sendiri, hingga putus.

Informasi dari pihak kepolisian kejadian tersebut terjadi Rabu (24/11/2016) pukul 10.30 WIB ketika tersangka Kausar dan korban bertemu di Jalan Bambang Utoyo Gang Antara Kelurahan 3 Ilir Kecamatan IT II Palembang.

Dalam gelar tersangka dan barang bukti di Mapolsek IT II, Senin (28/11/2016), tersangka Al Kausar alias Kausar mengatakan, dirinya menebas tangan kiri korban hingga putus dengan menggunakan parang karena dendam kepada korban yang diduga pernah mengeroyoknya.

“Saat bertemu dan melihat korban, ketika itulah saya berlari ke rumah lalu mengambil parang kemudian korban saya kejar. Saat dekat dengan korban, ketika itulah saya menebaskan parang itu ke arah korban namun ternyata korban menangkis dengan tangan kiri hingga membuat tangan korban putus. kalau tidak salah, tiga kali saya menebaskan parang tersebut ke arah korban. Hal itu saya lakukan karena saya dendam, sebab dulu korban pernah mengeroyok saya dan memang saya dan korban berteman,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pemulung Nyambi Bobol Rumah

Sementara Kapolsek IT II, Kompol Hadi Wijaya didampingi Kanit Reskrim Ipda Yundri mengungkapkan, tersangka ditangkap setelah pihaknya menindaklanjuti laporan korban. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil meringkus tersangka.

“Tersangka ini telah menganiaya korban dengan sajam jenis parang hingga membuat tangan kiri korban putus. Bahkan saat kita melakukan penangkapan, tersangka sempat melakukan perlawanan hingga kita terpaksa memberikan tindakan tegas dengan melumpuhkan tersangka,” ujar Kapolsek.

Usai ditangkap dan dilakukan pemeriksaan, lanjut Kapolsek, diketahui jika tersangka merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor dan bobol ruko.

Baca Juga :   8,3 Kg Sabu Senilai Rp10 Miliar Diblender

“Jadi, tersangka merupakan residivis yang telah menjalani masa hukumannya. Sedangkan untuk kasus penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap korban Maryono, tersangka dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,” tutup Kapolsek. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Anggota DPR: Mitra Kerja Sudah Ingatkan Menteri KKP Agar Hati-hati

Jakarta, KoranSN Anggota Komisi IV DPR, Bambang Purwanto mengatakan, mereka sudah memperingatkan mitra kerjanya, Menteri …