Dendam, Warga SU 1 Tewas Usai Dikeroyok dan Ditikam



Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji menunjukkan barang bukti. Tampak juga tersangka Heri Gunandi berdiri di belakang dengan mengenakan baju tahanan. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Ridho Soleh (23), warga Jalan Tembok Baru Lorong Sehati Kelurahan 11 Ulu Kecamatan SU 1 Palembang tewas usai dikeroyok dan ditikam dengan senjata tajam oleh empat orang pelaku.

Adapun motif pembunuhan korban yang terjadi di kawasan 9/10 Ulu Kecamatan SU 1 Palembang, Selasa dini hari (24/12/2019) tersebut dikarenakan dendam keempat pelaku terhadap korban.

Pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut akhirnya berhasil menangkap salah satu pelaku, yakni tersangka Heri Gunandi (19), warga Jalan Jenderal Ahmad Yani Lorong Haji Umar.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kapolsek SU 1 Kompol Mario mengatakan, dengan tertangkapnya tersangka Heri Gunandi maka ada tiga pelaku lainnya yang kini masih dalam pengejaran. Adapun ketiga pelaku yang buron tersebut, yakni ‘WK’, ‘RN’ dan ‘IA’.

“Dalam kasus ini tersangka Heri Gunandi dan tiga pelaku yang buron telah bersama-sama melakukan pengeroyokan hingga membuat korban tewas,” katanya saat menggelar ungkap kasus tertangkapnya tersangka Heri Gunandi di Mapolsek SU 1 Palembang, Selasa siang.

Baca Juga :   Hibah Sumsel 2014 ke KONI Terus Diusut Kejati Sumsel

Masih dikatakannya, pembunuhan korban dilakukan para tersangka karena latarbelakang dendam. Dimana awalnya salah satu pelaku yakni ‘WK’ (DPO) terlibat ribut dengan korban saat sedang minum-minum keras beralkohol. Namun keributan tersebut tidak berlangsung lama hingga ketika itu ‘WK’ dan korban pergi dari lokasi.

Namun tak lama kemudian lanjutnya, di lokasi berbeda yakni di kawasan 7 Ulu korban kembali bertemu dengan pelaku ‘WK’ yang saat itu ‘WK’ sedang bersama tersangka Heri Gunandi dan ‘RN’ dan ‘IA’.

Dalam pertemuan ini kembali terjadi keributan, namun keributan dapat dilerai hingga para pelaku dan korban pun pergi dari lokasi. Akan tetapi pada dini harinya, ternyata keempat pelaku melihat korban melintas di kawasan 9/10 Ulu.

Keempat pelaku yang masih menaruh dendam langsung mengejar korban lalu mengeroyok, dan menikamkan senjata tajam hingga korban tewas.

“Jadi, pembunuhan korban ini terjadi karena adanya unsur dendam dari pelaku yang sebelumnya sempat ribut dengan korban. Bahkan kejadian pengeroyokan yang menewaskan korban ini bermula dari minum minuman keras beralkohol,” terangnya.

Baca Juga :   Ketua UPKK Tabala Jaya Ditahan

Lanjut Kapolrestabes, kini salah satu pelaku dan barang bukti telah berhasil ditangkap dan diamankan di Polsek SU 1 Palembang.

“Sedangkan untuk tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran anggota di lapangan. Dari itu kami menghimbau agar para pelaku yang buron lebih baik menyerahkan diri, sebab kemanapun mereka kabur kami tetap melakukan pengejaran untuk menangkap mereka,” tandasnya.

Sementara tersangka Heri Gunandi mengungkapkan, dalam pengeroyokan terhadap korban dirinya hanya satu kali menusuk tubuh korban dengan pisau.

“Antara saya dan tiga teman saya yang belum tertangkap kenal dengan korban. Kami mengeroyok korban karena sebelumnya korban ribut dengan teman saya. Dari itulah ketika kejadian kami kesal kepada korban sehingga kami langsung mengeroyok dan menikam korban menggunakan senjata tajam,” ujar tersangka. (ded)

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejati Tegaskan Tetap Panggil Saksi Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

Palembang, KoranSN Kejati Sumsel kedepanya tetap melakukan pemanggilan dan pemeriksaan para saksi dalam proses penyidikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.