Densus 88 Anti Teror Masih Buru 3 Terduga Teroris di Sumsel

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (foto-dok/dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri hingga saat ini masih memburu tiga terduga teroris yang belum tertangkap di Sumsel. Demikian dikatakan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Minggu (17/12/2017).

Diungkapkan Kapolda, pengejaran tersebut dilakukan lantaran saat dilakukan penangkapan di kawasan Muara Enim belum lama ini, tiga terduga teroris yang akan ditangkap tersebut berhasil melarikan diri.

“Jadi, masih ada tiga terduga teroris di Sumsel yang belum tertangkap. Dari itulah hingga saat ini Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri masih melakukan pengembangan di Sumsel untuk menangkap ketiga terduga tersebut,” ujarnya.

Masih dikatakan Kapolda, sedangkan dari 12 terduga teroris yang sebelumnya telah ditangkap di sejumlah daerah di Sumsel, saat ini delapan diantaranya sudah dibawa Tim Densus 88 Anti Teror ke Mabes Polri.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman hingga akhirnya penyidik Densus 88 Anti Teror hanya menetapkan delapan tersangka dari 12 terduga yang ditangkap tersebut. Sedangkan untuk empat terduga lainnya sudah di pulangkan ke rumah mereka masing-masing,” jelas Kapolda.

Lanjut Kapolda, adapun penilaian penyidik membebaskan empat terduga tersebut diantaranya; tiga orang tidak didapati bukti keterlibatan teroris, sedangkan satu orang yakni, ‘JS’ masih remaja dibawah umur.

“Untuk ‘JS’ inikan usianya baru 15 tahun, masih dibawah umur sehingga belum dimasukkan kategori teroris. Dari itulah penyidik Densus 88 Anti Teror melepaskannya. Walaupun demikian, ‘JS’ dimasukan dalam program deradikalisasi. Sebab, semua pengaruh atau doktrin dari tersangka Solihin harus dihilangkan semua. Untuk itulah Densus 88 Anti Teror masih melakukan pembinaan dan pemantauan kepadanya,” tandasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP Slamet Widodo mengutarakan, pemberangkatan delapan terduga teroris yang dijadikan tersangka ke Jakarta dilakukan dua tahap. Pertama, Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri memberangkankan tiga tersangka pada Rabu malam (13/12/2017). Sedangkan keberangkatan tahap kedua, petugas memberangkatkan lima tersangka lainnya ke Jakarta pada Sabtu siang (16/12/2017).

“Adapun inisial delapan tersangka yang diberangkatkan tersebut yakni; ‘SO’, ‘SL’, ‘AK’, ‘SG’, ‘ZK’, ‘BD’, ‘SU’ dan ‘AH’. Sedangkan empat orang yang dipulangkan dan dibebaskan yakni, ‘JS’, ‘JA’, ‘IR’ dan ‘AM’,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, tim Densus 88 Anti Teror, Minggu (10/12/2017) mengamankan 12 terduga teroris di Sumsel. Dimana penangkapan tersebut dilakukan secara meraton sejak dini hari hingga malam hari di lokasi yang berbeda.

Baca Juga :   Rumah Terbakar, Pasutri di Kertapati Tewas

Berdasarkan informasi yang dihimpun Suara Nusantara adapun inisial 12 warga yang ditangkap tersebut terdiri dari; Solihin (38), warga Desa Lubai Persada Kecamatan Lubai Muara Enim yang merupakan ketua kelompok para terduga teroris, kemudian ‘SL’ (23) dan ‘BD’ (55) yang keduanya juga merupakan warga Desa Lubai Persada Kecamatan Lubai Muara Enim.

Lalu, ‘AM’ (40) warga Desa Suban Jeriji, ‘JS’ (15) warga Tangsi Kabupaten Muara Enim, ‘JA’ (35), warga Desa Tanjung Durian Kecamatan Buay Pemacak, ‘IR’ (43), warga Muara Dua OKUS dan ‘ZK’ (36), warga Desa Markisa Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU, ‘AK’ alias Yazid (29), warga Gang Seroja Dusun 5 Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI), ‘AH’ alias Imron (45), warga Jalan Keramat Raya perumahan Graha Elok Persada Kelurahan Talang Keramat Banyuasin dan ‘SG’ alias Abu Paris (30), warga Betung Banyuasin.



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Polda Metro Jaya Jadwalkan Kembali Pemanggilan Terhadap Firli Bahuri

Jakarta, KoranSN Polda Metro Jaya menjadwalkan kembali pemanggilan terhadap mantan Ketua Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi …

error: Content is protected !!