Depresi Kehilangan Uang Rp 15 Juta, Sulai Nekat Mencoba Gantung Diri

Sulai yang nekat mencoba gantung diri di pohon petai berhasil diselamatkan dan dirawat di Puskesmas Babat. (foto/Anasrul)
Sulai yang nekat mencoba gantung diri di pohon petai berhasil diselamatkan dan dirawat di Puskesmas Babat. (foto/Anasrul)

PALI, KoranSN

Warga Dusun III, Desa Simpang Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, Rabu (10/2/2016) sekitar pukul 07.30 WIB mendadak gempar dan heboh. Itu terjadi setelah seorang warga bernama Sulaiman alias Sulai (35), warga Desa Babat, Kecamatan Penukal, yang membuka usaha salon, nekat hendak mengakhiri nyawanya dengan mencoba gantung diri di pohon petai.

Sulai nekat hendak bunuh diri diduga mengalami depresi karena telah mengalami kehilangan uang tunai sebesar Rp 15 juta dan 4 buah handphone (HP) kesayangannya. Beruntung aksi nekat Sulai, diketahui warga desa. Sehingga nyawanya berhasil diselamatkan dan dirawat di Puskesmas setempat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum nekat hendak melakukan bunuh diri, beberapa hari sebelumnya Sulai telah mengalami kehilangan uang tunai Rp 15 juta dan 4 buah HP di tempat usaha salonnya. Sejak kejadian itu membuat dia menjadi murung dan depresi.

Baca Juga :   MK Tolak Gugatan Djan Faridz cs

Puncaknya terjadi pada Rabu (10/2), Sulai nekat hendak bunuh diri dengan cara memanjat pohon petai dan membawa seutas tali nilon warna biru. Sulai mengikatkan tali tersebut pada salah satu cabang pohon petai tersebut. Saat itu banyak warga yang melihat perbuatan nekat Sulai.

Warga telah berupaya membujuk Sulai supaya tidak melakukan perbuatan nekat tersebut. Namun Sulai masih tidak menghiraukannya. Dia tetap mengikatkan tali yang dibanya ke salah satu cabang pohon petai dan menjeratkan tali itu ke lehernya. Sebelum Sulai melompat dari pohon petai dengan tali telah terjerat dilehernya, warga masih terus berupaya membujuknya.

Bahkan warga sudah ada yang berupaya memanjat batang pohon petai tersebut, untuk merayunya. Ternyata Sulai masih saja melonpat dari pohon petai dengan tali sudah terjerat di lehernya. Melihat Sulai nekat melompat, warga dengan cepat memanjat pohon petai tersebut dan memotong tali nilon yang menjerat lehernya.

Baca Juga :   Solusi di Tengah Anjloknya Harga Karet

Sebelum tali tersebut dipotong, warga lainnya telah menyiapkan alat penampungan dibawanya. Setelah tali dipotong, membuat Sulai terjatuh di tempat penampungan yang telah disiapkan warga. Kemudian warga langsung membawa Sulai ke Puskesmas setempat untuk merawatnya. Kini Sulai masih dirawat di Puskesmas setempat.

Kapolres Muaraenim, AKBP Nuryanto Sik MSI melalui Kabag Opsnya, Kompol Andi Kumara Sik didampingi Kapolsek Penukal Abab, AKP Indrowono dan Kasubag Humasnya, Iptu Arsyad, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

“Korban diduga mengalami depresi sehingga nekat mau bunuh diri. Karena sebelum kejadian, korban telah bercerita kepada seorang warga bernama Awam, bahwa dia mengalami kehilangan uang sebesar Rp 15 juta dan 4 buah HP. Dalam kejadian itu, korban berhasil diselamatkan warga,” jelasnya. (ans)





Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Gelar Tabligh Akbar

PALI, KoranSN Pengurus Masjid Al Muchlisin Pertamina Pendopo, menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!