Di Sumsel, Penderita HIV AIDS Terbanyak Ada di Palembang



Kadinkes Sumsel, Dra Lesti Nurainy Apt Mkes. (Foto-Reigan/Koransn)

Palembang, KoranSN

Hari AIDS sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember diperingati untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap AIDS yang disebabkan penyebaran virus HIV.

Apalagi data yang dimiliki Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), penderita HIV AIDS di Sumsel mencapai angka 2700 orang baik itu pengidap AIDS dan HIV.

“Dari jumlah tersebut, penderitanya banyak ada di Palembang. Dimana masyarakat Palembang diduga banyak tertular dari tempat panti pijat dan sebagainya,” ungkap Kadinkes Provinsi Sumsel, Dra Lesti Nurainy Apt Mkes, Kamis (30/11/2017).

Menurut Lesti, guna mencegah meningkatnya angka penderita HIV AIDS ini maka pihaknya melakukan edukasi kepada masyarakat agar mengetahui seperti bagaimana tindakan yang akan diambil, tata laksana yang benar.

Baca Juga :   Erry Gustion Ajak Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI

Tidak hanya itu dikatakan Lesti, pihaknya juga melakukan kampanye, seperti road show mengenai pentingnya hidup sehat, seperti beraktivitas dengan berolahraga minimal 30 menit dalam sehari, makan buah dan sayuran serta mendeteksi penyakit termasuk terhadap HIV AIDS.

“Intinya kita melakukan kampanye gerakan hidup sehat ini agar Sumsel sehat bisa terwujud, yang artinya masyarakat harus sadar mengenai penyakit, karena apabila sudah mengidap penyakit, seperti jantung dan diabestes akan membutuhkan banyak dana untuk biaya pengobatan,” jelasnya.

“Mencegah HIV AIDS ini, kita juga melakukan program yang namanya TOP, artinya temukan dan segera obati penderitanya untuk mempertahankan hidupnya. Untuk itu kita harus menemukan masyarakat yang menderita HIV AIDS, sebab masyarakat masih kebanyakan malu untuk memeriksakan kesehatannya mengenai penyakit ini,” kata Lesti menambahkan.

Baca Juga :   Kelurahan Harus Ciptakan Hal Terbaru untuk Membantu Masyarakat

Sementara, Kabid P2P Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Provinsi Sumsel, Ferri Yanuar SKM M Kes mengatakan, dari jumlah 2700 penderita HIV AIDS di Sumsel, sebagian besar penderitanya merupakan warga Palembang.

“Yang menjadi perhatian kita HIV ini 76 persen banyak menyerang usia produktif, misalnya umur 20 sampai 40 tahun. Jadi, apabila tidak ditangani kita akan kehilangan produktivitas masyarakat di usia muda, intinya kita terus mempublikasikan hidup sehat,” tandasnya. (rgn)

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Ribuan Ikan Patin Dilepas di Sungai Musi

Palembang, KoranSN Upaya menjaga ekosistem sungai agar terawat habitatnya, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, Kamis …