Dibangun Underpass, Jalan Empat Desa Ditutup Sementara







Akses Jalan di Empat Desa yang ada di Kabupaten Banyuasin, Akan Ditutup Sementara Terkait Pembangunan Tol Kayuangung, Palembang, dan Betung
Akses Jalan Desa Santan Sari yang bakal dibangun Underpass Tol Kapal Betung. (foto-siryanto/koransn.com)

 

Banyuasin, KoranSN

Akses jalan warga empat desa, yakni Desa Santan Sari, Talang Kapur, Pulau Muning, dan Muara Damai dan beberapa daerah transmigran yang menghubungkan ke Kecamatan Sembawa, akan ditutup sementara. Karena di bawah jalan tersebut bakal dibangun underpass tol Kayu Agung, Palembang, Betung (Kapal Betung).

Jalan desa yang menghubungkan Desa Mainan, Santan Sari, Muara Damai, Talang Kapur dan kawasan transmigrasi tersebut, terpotong oleh proyek pembangunan jalan tol. Tepatnya di wilayah proyek Waskita Sesi 3 zona A, Desa Santan Sari.

Menurut Humas Waskita Sesi 3 zona A, Andiansyah, pihaknya tidak bisa menghindari berpapasan dengan jalan desa tersebut, untuk membangun jalur jalan tol. Untuk itu, jalan tol yang berpapasan dengan jalan desa tersebut akan dibangun underpass.

“Proses pembangunannya bakal dimulai akhir bulan ini atau awal bulan depan,” katanya, Minggu (16/7/2017).

Lanjut Andi, pihaknya akan membuat jalan sementara untuk akses warga ke empat desa, selama proses pembangunan underpass.

“Tapi kami akan buatkan jalan sementara, memutar dari perkebunan milik warga. Setelah underpass jadi, jalan desa akan dikembalikan seperti fungsinya semula,” jelas Andi.

Pengerjaan Tol Waskita Sesi 3 Zona A sepanjang 6 KM ini, merupakan rangkaian tol Kayu Agung- Palembang-Betung (Kapal Betung) dengan total panjang 111 KM. Khusus untuk pembangunan tol dari Palembang ke Betung, sepanjang 77,5 km. Sementara sisa nya 33,50 km dibangun dari Kayu Agung menuju Palembang.

Baca Juga :   Kapolres Lubuklinggau: Bulan Depan Pesta Lewat Pukul 22.00 WIB Langsung Ditindak Tegas

“Khusus bagian yang kami kerjakan, luas lahan yang dibebaskan hanya 6 km dengan lebar 60 m,” katanya.

Untuk pembebasan lahan, sudah dilakukan 100 persen, sekarang fokus untuk proses pebangunan. Baik pembangunan jalan, maupun fasilitas pendukung, seperti kantor, mess pekerja dan lain-lain. “Tapi, untuk progres pengerjaan, saya tidak tahu. Karena, wewenangnya divisi teknis di Palembang,” ungkapnya. (sir)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Usai Sholat Idul Adha, Masyarakat Desa Tambangan Mura Gelar Tradisi Sedekah Rame

Musi Rawas, KoranSN Masyarakat Desa Tambangan, Kecamatan BTS Ulu Cecar, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan …

error: Content is protected !!