Dibawa Pengaruh Tuak, Pengendara Tabrak Petugas

Petugas menggeledah pembawa badik. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Seorang pengendara sepeda motor yang diduga dibawa pengaruh minuman keras (miras) jenis tuak, Sabtu malam (25/3/2017) nekat menabrak salah satu petugas dari unit Sabhara Polresta Palembang, hanya lantaran ketakutan saat mengetahui ada razia yang dilakukan pihak kepolisian di Jalan Gubernur H Bastari Jakabaring, tepatnya didepan Mapolresta Palembang.

Akibatnya, pengendara yang di sepeda motornya ditemukan dua kantong miras tuak tersebut, harus mengalami luka-luka disekujur tubuhnya setelah terjungkal dari kendaraannya, usai menabrak petugas yang hendak menghentikan laju sepeda motornya.

Pantauan Suara Nusantara dilokasi razia, ternyata ketakutan pengendara tersebut didasari karena sepeda motor yang gunakan tak satupun memiliki surat kelengkapan berkendara.

Saat diintrogasi dan dilakukan penggeledahan oleh petugas, aroma tak sedap dari mulut pengendara mabuk ini, sangat tercium. Bahkan, petugaspun sempat kualahan meminggirkan pengendara ini kepinggiran jalan karena ia berpura-pura sakit dan tak mau dipinggirkan.

“Apo Pak!-apo Pak!, ngapo kamu ngepung aku ini,” kata pengendara mabuk tersebut, berontak tak mau dipinggirkan petugas.

Baca Juga :   Selain Kantor Bupati Muara Enim, KPK Juga Geledah Kantor Dinas PUPR

Dilokasi yang sama, saat gelaran razia petugas juga mendapatkan salah seorang pengendara bernama Dani (20), yang kedapatan menyembunyikan sebilah badik dibalik celana dalamnya.

Pengendara naas, yang mengaku sebagai petugas keamanan pada proyek pembangunan LRT zona empat, di Jalan Jendral Sudirman ini, tak bisa berkutik saat petugas yang menggelar razia menggeledahnya dan menemukan badik di dalam celana dalamnya.

“Saya  ini, jaga malam di pembangunan LRT zona empat Pak!, badik ini saya gunakan untuk bekerja sebagai petugas keamanan. Sumpah Pak, badik ini bukan saya gunakan untuk membegal atau melakukan kejahatan lainya. Rencananya saya ingin mengambil gaji sama mandor di Jakabaring,” jelas pemuda yang tinggal di Jalan Sentosa Plaju ini.

Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara menjelaskan, sedikitnya ada puluhan pengendara sepeda motor terjaring dalam operasi yang digelar petugas Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Palembang dan unit lainnya.

“Razia kali ini, kita berhasil mengamankan sedikitnya 17 kendaraan bermotor (R2) yang tak memiliki surat kelengkapan berkendara. Razia kali ini melibatkan puluhan personel gabungan dari Satlantas, Satres Narkoba dan jajaran Sat Reskrim lainnya,” katanya.

Baca Juga :   Terlibat Pencurian, 2 Remaja Putri di Lubuklinggau Ditangkap Polisi

Diungkapkannya, berbeda dengan kegiatan razia pada siang hari yang fokus melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melintas, namun pada operasi malam hari ini targetnya pada pelanggaran kasat mata dan dinilai berisiko terjadi kecelakaan. Di antaranya; pengendara yang tidak mengenakan helm, kendaraan tidak dilengkapi kaca spion dan yang berboncengan tiga.

“Razia malam ini targetnya untuk menekan angka kecelakaan. Sebab cenderung masyarakat mengabaikan keselamatan saat berkendara malam hari, mungkin karena beranggapan tidak ada penjagaan polisi. Padahal, siang ataupun malam potensi kecelakaan sama saja,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Ingatkan Putra Rhoma Irama Hadiri Panggilan Penyidik

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Romy Syahrial, putra pedangdut Rhoma Irama, menghadiri panggilan …