Diduga Anak Diculik, Warga 16 Ulu Melapor ke Polisi

yjjhgjg
MELAPORKAN – Tampak Hapso (berjilbab) saat melaporkan ‘AD’ yang diduga  sudah melakukan penculikan terhadap putrinya ‘DW’ ke SPKT Polresta Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Hapso (39), Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Jalan Pertahanan Lorong Kelapa VIII RT 35 RW 12 Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II, Senin (17/10/2016) melaporkan ‘AD’ (30), yang diduga sudah melakukan penculikan terhadap putrinya ‘DW’ (14) ke SPKT Polresta Palembang.

Di hadapan petugas SPKT, Hapso menjelaskan, dugaan penculikan yang dilakukan ‘AD’ bermula, Jumat lalu (14/10/2016) pukul 6.30 WIB saat anaknya ‘DW’ diantar kakaknya untuk berangkat ke sekolah. Namun saat jam pulang sekolah, anaknya tak kunjung pulang ke rumah.

“Kami sekeluarga menunggu hingga larut malam bahkan sampai pagi. Namun anak saya itu tetap belum pulang ke rumah, karena tidak pulang, saya dan keluarga jadi panik dan bertanya-tanya kepada teman-teman sekolah ‘DW’ dan para tetangga sekitar rumah,” katanya.

Baca Juga :   Diduga Berbuat Asusila, Puluhan Pasangan Terjaring di Hotel Melati

Dilanjutkannya, saat melakukan pencarian terhadap ‘DW’ ia mendapatkan informasi dari tetangga jika anaknya tersebut pergi bersama ‘AD’. “Makanya kami langsung lapor polisi berharap anak kami bisa segera ditemukan, jelasnya.

Masih kata Hapso, yakin jika anaknya tersebut dibawa kabur ‘AD’ dirinya meminta pihak kepolisian langsung mengejar ‘AD’ yang diduga melakukan penculikan terhadap putrinya itu. “Saya tidak terima. Saya minta ‘AD’ ini bisa segera ditangkap. Karena anak saya ini masih dibawah umur dan masih sekolah. Saya malu Pak! dengan para tetangga didekat rumah,” ungkapnya.

Baca Juga :   KPK Panggil Direktur PT HTK Taufik Agustono Sebagai Tersangka

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marulli Pardede mengatakan, laporan ibu korban ‘DW’ kini keterangannya sudah diambil penyidik Sat Reskrim. Kini kasus dugaan penculikan tersebut masih ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Palembang.

“Jika terbukti bersalah pelaku ‘AD’ bisa terancam Undang-undang perlindungan Anak dibawah umur,” tutupnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Konstruksi Perkara Staf Khusus dan Sespri Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan konstruksi perkara Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.